Lirik Lagu "Museum Duka" - for Revenge, YB, Tepe

  • 04 Sep 2026 13:52 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Band asal Bandung, for Revenge, kembali merilis karya terbaru melalui single berjudul “Museum Duka”. Lagu ini merupakan kolaborasi for Revenge bersama YB dan Tepe, yang menggabungkan karakter musik ketiga musisi dalam satu karya.

Lagu ini resmi dirilis pada 4 September 2026 dan tersedia di berbagai platform musik digital. Bersamaan dengan perilisan single, video musik resminya juga diperkenalkan kepada publik melalui kanal YouTube for Revenge.

Kolaborasi ini berawal setelah for Revenge, YB, dan Tepe beberapa kali terlibat dalam penampilan bersama. Gagasan tersebut kemudian berkembang menjadi proyek musik yang mempertemukan Boniex dan YB dalam proses penulisan, sementara Tepe mengambil peran sebagai drummer.

Dalam rilis Sony Music yang dilansir RRI, Jumat, 4 September 2026, lagu ini membahas pengalaman kehilangan dan bagaimana seseorang menyimpan kenangan terhadap orang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya. Lagu tersebut menggambarkan ruang personal tempat seseorang menyimpan cerita, kenangan, maupun berbagai hal yang mengingatkan pada sosok yang telah pergi.

Makna yang dibawa lagu ini tidak sekadar mengajak seseorang melupakan kehilangan, tetapi juga menerima keberadaan duka sebagai bagian dari perjalanan hidup. Rasa rindu digambarkan sebagai sesuatu yang dapat membawa seseorang kembali mengingat masa lalu tanpa harus menghapus kenangan yang pernah dimiliki.

Kehadiran YB juga menjadi bagian yang menarik dalam “Museum Duka” karena lagu ini menjadi pengalaman pertamanya bernyanyi menggunakan bahasa Indonesia sekaligus berkolaborasi dengan sebuah band. Sementara itu, permainan drum Tepe ikut memberikan warna tersendiri dalam perpaduan musik for Revenge dan YB.

Berikut ini merupakan lirik lagu "Museum Duka" - for Revenge, YB, Tepe.

Di tengah riuh

Di sela gegap gempita yang beradu

dan ingar bingar yang tak lekas meredup

Terulang lagi

kudengar lagi

nama yang kuyakini menunggu

Meski takkan terjawab

Kalimat yang belum lengkap

Ini terlalu cepat

Aku tak pernah siap

Jika tak bisa mati

Tetap duka yang akan kupilih

Jika hidup tersangkal mati

Rumah mana yang harus kutempati lagi?

Katanya waktu kan menyembuhkan

dan tak ada yang sukar di luar batasan

Ini terlalu cepat

Aku takkan pernah siap

Jika tak bisa mati

Tetap duka yang akan kupilih

Jika hidup tersangkal mati

Rumah mana yang harus kutempati?

Jika tak bisa

Mungkin tak bisa

Kan kujalani dengan jiwa yang mati

Bergegas kukembali

Pusara yang kau huni

Jika tak bisa mati

Tetap duka yang akan kupilih

Jika hidup tersangkal mati

Rumah mana yang harus kupilih nanti?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....