Atasi Panas Ekstrem, Pemerintah China Pasang Kipas Raksasa di Chongqing
- 29 Jul 2026 11:29 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Pemerintah Kota Chongqing, China, mengambil langkah inovatif untuk membantu masyarakat menghadapi gelombang panas ekstrem dengan memasang sejumlah kipas raksasa di ruang-ruang publik. Perangkat berukuran besar tersebut dilengkapi sistem semprotan kabut air (mist spray) yang menghasilkan hembusan udara lebih sejuk bagi pejalan kaki di tengah suhu udara yang menembus lebih dari 40 derajat Celsius. Pemasangan kipas raksasa dilakukan di sejumlah titik dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, seperti kawasan pedestrian, ruang terbuka publik, dan pusat keramaian. Selain menghasilkan aliran udara yang kuat, kipas tersebut menyemprotkan butiran air berukuran sangat halus sehingga mampu menurunkan suhu yang dirasakan masyarakat tanpa membuat pakaian basah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi dampak cuaca panas yang melanda Chongqing selama beberapa pekan terakhir. Kota yang dikenal sebagai salah satu wilayah terpanas di China itu kembali mengalami suhu ekstrem pada musim panas tahun ini, sehingga berbagai langkah adaptasi diterapkan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan warga. Selain memasang kipas raksasa, pemerintah setempat juga meningkatkan penyediaan air minum di ruang publik, memperbanyak area berteduh, serta mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas luar ruangan pada siang hari. Sejumlah layanan kesehatan juga disiagakan untuk mengantisipasi meningkatnya kasus gangguan kesehatan akibat suhu tinggi.
Fenomena gelombang panas yang terjadi di Chongqing merupakan bagian dari cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di China. Otoritas meteorologi setempat mencatat beberapa distrik di Chongqing mengalami suhu maksimum antara 40 hingga 42 derajat Celsius selama beberapa hari berturut-turut. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mengeluarkan peringatan risiko tinggi terhadap kejadian sengatan panas (heatstroke). Panas ekstrem juga memberikan tekanan terhadap berbagai sektor, mulai dari konsumsi listrik, kesehatan masyarakat, hingga aktivitas ekonomi. Permintaan penggunaan pendingin ruangan meningkat tajam sehingga perusahaan penyedia listrik memperkuat pemantauan jaringan distribusi agar pasokan energi tetap stabil selama periode cuaca panas.
Penggunaan kipas raksasa dengan sistem kabut air bukan pertama kali diterapkan di China. Teknologi serupa telah digunakan pada sejumlah acara luar ruang dan kawasan wisata sebagai salah satu metode pendinginan mikro (microclimate cooling). Namun, skala pemasangan di Chongqing kali ini menjadi perhatian publik karena dilakukan sebagai bagian dari respons pemerintah terhadap gelombang panas berkepanjangan. Pakar iklim menilai perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi maupun intensitas kejadian cuaca ekstrem, termasuk gelombang panas yang kini lebih sering terjadi di berbagai wilayah dunia. Kota-kota besar dituntut memperkuat strategi adaptasi melalui pembangunan infrastruktur yang lebih tahan terhadap perubahan iklim, penambahan ruang hijau, serta penyediaan fasilitas pendinginan bagi masyarakat.
Chongqing sendiri memiliki karakter geografis berupa perbukitan dan kawasan perkotaan yang padat sehingga dikenal memiliki efek urban heat island, yakni kondisi ketika suhu di wilayah perkotaan lebih tinggi dibanding daerah sekitarnya. Faktor tersebut membuat suhu yang dirasakan masyarakat sering kali lebih tinggi daripada suhu udara yang tercatat secara resmi. Pemerintah China juga terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kecukupan cairan tubuh, mengenakan pakaian yang ringan, menghindari paparan sinar matahari langsung pada siang hari, serta segera mencari tempat teduh apabila mulai merasakan gejala kelelahan akibat panas seperti pusing, mual, atau denyut jantung yang meningkat. Pemasangan kipas raksasa di Chongqing menjadi salah satu contoh adaptasi perkotaan dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Selain memberikan kenyamanan bagi warga, langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan selama periode suhu ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan.
Lansiran:
Pemerintah Kota Chongqing. Heatstroke Level II Warning Issued Across Chongqing. Dipublikasikan 23 Juli 2026.
Reuters. Extreme rainfall threatens north as China enters peak flood season. Dipublikasikan 22 Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....