Herbarium Kuno Bantu Lacak Dampak Perubahan Iklim
- 21 Jul 2026 11:41 WIB
- Jember
Poin Utama
- Herbarium
- Museum
RRI.CO.ID, Inggris: Lebih dari 10.000 spesimen tumbuhan yang telah dikeringkan dan diawetkan selama lebih dari dua abad di Royal Agricultural University (RAU), Cirencester, Inggris, kini didigitalisasi untuk membuka akses terhadap salah satu catatan sejarah keanekaragaman hayati paling berharga di Britania Raya.
Seperti dilansir dari BBC News (21-7-2026), koleksi herbarium yang memuat bunga dan tanaman sejak tahun 1797 itu selama ini tersimpan dalam lembaran-lembaran kertas dengan keterangan tulisan tangan. Melalui proses digitalisasi, setiap spesimen akan difoto dan didata secara elektronik sehingga dapat dimanfaatkan oleh peneliti dari berbagai negara.
Associate Professor Ekologi RAU, Dr. Kelly Hemmings, menyebut koleksi tersebut sebagai kapsul waktu yang merekam kondisi keanekaragaman hayati Inggris dari masa ke masa. "Sampai koleksi ini didigitalisasi dan seluruh metadatanya dihimpun, kami tidak memiliki cara selain memeriksa satu per satu lembaran tulisan tangan untuk mengetahui apa saja isinya. Kekayaan data ini pada dasarnya merupakan warisan alam yang selama ini tersembunyi," ujar Hemmings.
Menurutnya, digitalisasi akan membuat koleksi herbarium RAU mampu memberikan kontribusi besar bagi riset internasional. "Hal ini memungkinkan herbarium kami benar-benar memberikan dampak global bagi penelitian," katanya.
Koleksi tersebut akan menjadi bagian dari program nasional Inggris senilai 155 juta poundsterling yang bertujuan menghubungkan sekitar satu juta spesimen dari museum dan herbarium di seluruh negeri. Dalam dua tahun ke depan, lebih dari 1,2 juta catatan spesimen dari 23 museum dan herbarium ditargetkan masuk ke pusat data nasional di Inggris.
Herbarium sendiri merupakan metode pengawetan tanaman dengan cara mengeringkan dan menempelkannya pada lembaran kertas. Teknik yang pertama kali berkembang di Italia pada abad ke-15 itu memungkinkan spesimen bertahan hingga ratusan tahun apabila disimpan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....