Paris Jadi Tuan Rumah Esports World Cup 2026

  • 16 Jul 2026 15:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Ibu kota Prancis, Paris, kini menjadi pusat perhatian dunia gaming profesional dengan terpilih sebagai tuan rumah Esports World Cup (EWC). Perhelatan akbar yang berlangsung 14 Juli hingga 23 Agustus 2026 ini tidak hanya menampilkan kompetisi tingkat tinggi, tetapi juga menonjolkan persiapan logistik yang sangat kompleks yang berhasil dirampungkan dalam waktu singkat.

COO Esports Foundation, Mike McCabe, mengungkapkan bahwa keputusan untuk memindahkan atau menyelenggarakan acara ini di Paris merupakan tantangan besar yang harus diatasi hanya dalam waktu delapan minggu. "Proses dari penentuan venue, desain, hingga pembangunan infrastruktur teknis di ruang seluas 45.000 meter persegi ini benar-benar merupakan kerja keras tim yang luar biasa," ungkap McCabe dalam wawancara eksklusif bersama BBC News yang tayang pada 15 Juli 2026.

Selain logistik, EWC di Paris kali ini membawa inovasi baru dalam dunia siaran esports. Untuk pertama kalinya, panitia menggunakan teknologi kamera sinematik, yang biasanya hanya ditemukan dalam produksi film, guna menangkap emosi pemain secara lebih mendalam agar penonton dapat merasakan atmosfer kompetisi dengan lebih nyata. Dengan tujuh panggung yang beroperasi di bawah satu atap, EWC di Paris menjadi ajang dengan skala teknis yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

McCabe juga menanggapi tingginya minat penonton terhadap tiket yang terjual cepat, meskipun waktu persiapan sangat terbatas. Menurutnya, Paris dipilih karena ekosistem esports-nya yang sangat mapan serta dukungan kuat dari komunitas dan pemerintah Prancis. Selain itu, EWC tetap berkomitmen pada visi jangka panjangnya untuk melakukan rotasi tuan rumah ke berbagai negara di dunia guna mendukung pertumbuhan ekosistem esports secara global yang berkelanjutan.

Terkait dengan kritik mengenai kurangnya kategori khusus perempuan dalam kompetisi tahun ini, pihak penyelenggara menyatakan sedang berupaya membangun jalur ( pathway ) bersama para pengembang gim agar kedepannya dapat menciptakan lebih banyak kesempatan panggung bagi atlet perempuan. Dengan total hadiah gabungan mencapai 75 juta dolar AS, Esports World Cup diharapkan menjadi penggerak utama pertumbuhan industri gaming yang lebih berkelanjutan dan inklusif bagi semua kalangan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....