Menolak Lupa: 5 Kartun Minggu Pagi yang Bikin Kangen Masa Kecil
- 24 Jun 2026 12:36 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember : Bagi generasi yang tumbuh di era 90-an hingga 2000-an, hari Minggu adalah hari yang paling sakral. Tanpa perlu alarm, kita bisa bangun pagi-pagi buta demi satu tujuan: mengambil posisi terdepan di depan televisi, lengkap dengan semangkuk sereal atau nasi goreng. Dilansir dari laman halodoc.com, menonton film kartun memiliki dampak positif bagi psuikologi anak seperti media belajar berkomunikasi, belajar bahasa dll. Namun tentu saja orang tua tetap harus selektif terhadap tontonan sang anak.
Sebelum era streaming dan media sosial menyerang, deretan film kartun Minggu pagi adalah hiburan terbaik yang kita miliki. Mari kita putar waktu kembali dan bernostalgia dengan 5 kartun legendaris yang pernah menemani masa kecil kita :
Doraemon : Siapa yang tidak tahu robot kucing berwarna biru dari abad ke-22 ini? Doraemon bersama Nobita, Shizuka, Giant, dan Suneo adalah menu wajib yang menemani pagi hari kita selama puluhan tahun. Daya tarik utama kartun ini tentu saja ada pada kantong ajaib Doraemon. Mulai dari Baling-baling Bambu, Pintu Kemana Saja, hingga Konyaku Penerjemah, semua alatnya sukses membuat imajinasi masa kecil kita terbang liar. Mengaku saja, kita pasti pernah berharap punya satu saja alat Doraemon untuk membantu mengerjakan PR sekolah, bukan?
Dragon Ball Z : Setelah disuguhi petualangan yang santai, menjelang siang tensi layar kaca mulai memanas berkat Dragon Ball Z. Pertarungan sengit antara Goku dan para musuh kuat seperti Frieza, Cell, atau Majin Buu selalu berhasil membuat kita enggan berkedip. Kartun ini bertanggung jawab atas banyaknya anak-anak yang memperagakan gerakan Kamehameha di depan cermin atau mencoba berubah menjadi Super Saiyan dengan cara mengepalkan tangan dan berteriak sekencang-kencangnya.
Crayon Shin-chan : Kalau kartun yang satu ini selalu berhasil membuat kita tertawa sekaligus memicu omelan dari orang tua. Nohara Shinnosuke alias Shin-chan adalah bocah TK berusia 5 tahun yang super jahil, genit, dan punya tingkah laku yang sangat ajaib. Meskipun sering dianggap membawa pengaruh kurang baik karena kelakuannya yang terlalu dewasa, humor absurd Shin-chan, anjingnya yang setia (Shiro), dan kekocakan interaksinya dengan sang ibu (Misae) serta sang ayah (Hiroshi) selalu membekas di ingatan.
Pokémon : "Ku daki gunung tertinggi, ku sebrangi samudra luas...". Begitu lagu pembukanya berkumandang, kita langsung tahu bahwa petualangan Ash Ketchum (Satoshi) dan Pikachu baru saja dimulai. Pokémon tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tren besar pada masanya. Kartun ini sukses membuat kita semua bermimpi menjadi seorang Pokémon Master, mengoleksi mainan Tazos, hingga bertukar kartu Pokémon di sekolah.
Chibi Maruko-chan : Menawarkan cerita yang lebih hangat dan membumi, Chibi Maruko-chan mengisahkan keseharian Sakura Momoko (Maruko), seorang anak SD yang pemalas, sering terlambat, tetapi sangat ceria.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....