Keisya Levronka Rilis Music Video “Pelarian”

  • 23 Jun 2026 11:29 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Penyanyi Keisya Levronka resmi merilis music video untuk lagu “Pelarian” pada 22 Juni 2026, memperpanjang perjalanan promosi salah satu trek dari album keduanya, Rombak. Lagu tersebut sebelumnya telah lebih dulu hadir di platform digital pada 24 April 2026 bersamaan dengan perilisan album penuh berisi delapan lagu di bawah label Universal Music Indonesia.

“Pelarian” hadir sebagai salah satu lagu yang menonjol di album Rombak karena mengangkat tema hubungan yang timpang—tentang seseorang yang memberi hati sepenuhnya, tetapi justru hanya dijadikan tempat singgah saat orang lain sedang terluka. Tema itu tercermin kuat dalam lirik seperti “Kau jadikan aku tempatmu berlari / saat dia sakiti”, yang memperlihatkan sudut pandang tokoh yang sadar dirinya hanya menjadi pelarian emosional.

Secara musikal, “Pelarian” memperlihatkan sisi emosional Keisya yang tetap kuat, tetapi berada dalam bingkai album yang lebih segar. Apple Music menggambarkan Rombak sebagai album pop 2026 dengan nuansa sonik modern yang mewarnai pop/rock era 2000-an, menandai arah musikal baru Keisya setelah dikenal luas lewat lagu-lagu balada.

Album Rombak sendiri memuat delapan lagu, yakni “Lukis Hari Ini”, “Aku Bukan Dia”, “Tak Pantas Terluka (Lagi)”, “Sembunyi Lebih Lama”, “Pelarian”, “Lagi Lagi Hanya Kamu”, “Tawamu”, dan “Rayakanlah”. Kehadiran “Pelarian” di tengah susunan album itu memperkuat benang merah tentang perubahan, luka, dan keberanian menata ulang diri—sejalan dengan judul albumnya.

Melalui music video yang dirilis 22 Juni 2026, Keisya memberi lapisan visual pada narasi lagu tersebut. Jika dalam versi audio “Pelarian” sudah menonjolkan rasa kecewa karena ketulusan yang tidak dibalas, maka versi videonya mempertegas perasaan itu lewat penggambaran relasi yang tidak seimbang: satu pihak hadir sepenuh hati, sementara pihak lain datang hanya ketika membutuhkan tempat menepi.

Secara tidak langsung, karakter “Pelarian” juga sejalan dengan fase musikal baru Keisya di album Rombak. Dalam ulasan Apple Music, album ini diposisikan sebagai karya pop yang membawa energi era 2000-an dengan balutan modern, sementara sejumlah laporan musik menilai Rombak memperlihatkan Keisya yang lebih berani keluar dari zona nyaman balada melankolis menuju warna pop-rock yang lebih tegas.

Dengan perilisan music video “Pelarian”, Keisya Levronka tidak hanya menambah materi visual dari album Rombak, tetapi juga memperkuat identitas naratif lagu tersebut—yakni tentang pahitnya menyadari bahwa cinta yang diberikan sepenuh hati ternyata hanya dimanfaatkan sebagai persinggahan sementara. Bagi pendengar yang akrab dengan lagu-lagu emosional Keisya, “Pelarian” menjadi salah satu rilisan yang menegaskan konsistensinya dalam menyuarakan luka, kecewa, dan refleksi personal lewat bahasa pop yang mudah diterima generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....