Koala Bisa Habiskan 20 Jam Sehari untuk Tidur
- 28 Mei 2026 15:07 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Koala dikenal sebagai salah satu hewan paling menggemaskan di dunia. Tubuh berbulu, telinga besar, dan wajah imut membuat banyak orang ingin memeluknya. Namun di balik tampilannya yang lucu, koala ternyata memiliki kebiasaan hidup yang sangat unik, mulai dari tidur hampir sepanjang hari hingga hidup sepenuhnya di atas pohon.
Dilansir dari tulisan David Brown yang dimuat kids.mongabay.com pada 9 Mei 2025, koala dapat tidur hingga 20 jam sehari. Kebiasaan itu bukan tanpa alasan. Makanan utama koala adalah daun eucalyptus yang memiliki kandungan energi rendah. Karena itu, koala harus menghemat tenaga dengan cara lebih banyak tidur dan mengurangi aktivitas.
Koala mengonsumsi daun eucalyptus sekitar 5 hingga 10 persen dari berat tubuhnya setiap hari. Saat tidak tidur, sebagian besar waktunya digunakan untuk makan agar memiliki cukup energi untuk bertahan hidup.
Hampir seluruh kehidupan koala berlangsung di atas pohon. Hewan marsupial asal Australia ini makan, tidur, membesarkan anak, hingga berpindah tempat di antara pepohonan eucalyptus. Habitat tersebut menjadi “rumah sekaligus restoran” bagi koala karena menyediakan sumber makanan utama mereka.
Meski tampak lembut dan jinak, koala sebenarnya memiliki cakar yang sangat tajam. Pada setiap kaki dan tangannya terdapat kuku melengkung yang membantu mereka memanjat dan mencengkeram batang pohon dengan kuat. Seekor koala bisa memiliki 18 cakar tajam.
Koala juga dikenal sangat pemilih soal makanan. Dari lebih dari 600 jenis pohon eucalyptus yang ada di Australia, koala hanya memakan sekitar 30 jenis saja. Para peneliti menduga beberapa daun eucalyptus mungkin tidak cukup bergizi, terasa tidak enak, atau bahkan mengandung racun bagi koala.
Banyak orang masih menyebut koala sebagai “koala bear” atau beruang koala. Padahal, menurut penjelasan Brown, koala bukan termasuk keluarga beruang. Koala adalah marsupial, yaitu mamalia berkantung yang membesarkan anaknya di dalam kantung tubuh induk betina.
Dalam kehidupan sosialnya, koala dewasa cenderung hidup menyendiri. Koala jantan dan betina biasanya tinggal di pohon yang berbeda dan hanya bertemu saat musim kawin. Anak koala yang disebut joey akan tinggal bersama induknya selama dua hingga tiga tahun sebelum hidup mandiri.
Koala juga ternyata tidak selalu diam. Koala jantan dapat mengeluarkan suara keras menyerupai dengusan atau sendawa untuk menarik perhatian betina dan memperingatkan koala jantan lain agar menjauh dari wilayahnya. Sementara anak koala biasanya mengeluarkan suara kecil seperti decitan.
| Baca juga: Cindy Tsalista Rilis Single Perdana “Pergi” |
Di balik popularitasnya, koala pernah berada di ambang kepunahan akibat perburuan besar-besaran pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Jutaan koala diburu untuk diambil bulunya yang digunakan sebagai bahan pakaian. Kini perburuan terhadap koala sudah dilarang, tetapi ancaman lain masih mengintai.
Brown menyebut hilangnya hutan eucalyptus akibat penebangan dan kebakaran hutan menjadi ancaman terbesar bagi populasi koala saat ini. Banyak koala kehilangan habitat bahkan terluka akibat kebakaran besar yang sering terjadi di Australia.
Para ahli mengingatkan agar manusia tidak sembarangan memegang atau memeluk koala. Selain dapat membuat stres, koala juga bisa melukai manusia dengan cakarnya saat merasa terancam. Cara terbaik untuk membantu melindungi koala adalah membiarkan mereka hidup tenang di habitat alaminya sambil dinikmati dari jarak aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....