Lirik Lagu "Ketakutanku" - Batas Senja

  • 08 Mei 2026 14:36 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Grup musik Batas Senja kembali merilis karya terbaru berjudul “Ketakutanku” pada Jumat, 8 Mei 2026. Lagu bergenre pop ini resmi hadir di berbagai platform digital sebagai bagian dari perjalanan musikal mereka menuju album penuh “Hati dan Perasaan”.

Lagu ini ditulis dan dikomposeri oleh Reza Lukita Apriadi. Dalam rilis yang diterima RRI, Batas Senja mengaku tetap mempertahankan ciri khas musik pop emosional dengan pendekatan storytelling yang dekat dengan pengalaman pendengar.

Melalui lagu ini, Batas Senja mengangkat tema ketakutan akan kehilangan seseorang yang begitu berarti dalam hidup. Perasaan tersebut muncul justru ketika hubungan sedang berada dalam fase hangat dan penuh kenyamanan.

Lagu ini tidak berfokus pada kisah perpisahan yang benar-benar terjadi. Lagu ini lebih menggambarkan kegelisahan batin, pikiran-pikiran kecil, dan rasa cemas yang muncul terhadap kemungkinan kehilangan di masa depan.

Nuansa lagu dibangun dari gambaran sederhana tentang pagi, kehangatan, dan rasa nyaman bersama seseorang. Seiring berjalannya lagu, suasana berubah menjadi lebih emosional hingga menggambarkan ketakutan mendalam terhadap kehilangan.

Secara musikal, lagu ini masih membawa karakter khas Batas Senja yang dikenal melalui karya-karya seperti Nanti Kita Seperti Ini dan Kita Usahakan Lagi. Namun kali ini, mereka memilih menghadirkan sisi paling rapuh dari sebuah hubungan melalui lirik yang lebih reflektif.

Berikut ini merupakan lirik lagu "Ketakutanku" - Batas Senja.

Mekar bunga di pagi buta

Seolah dia ingin menyapa

Selamat pagi, yang ku cinta

Sini peluk dulu ya

Masakan nya paling ku suka

Walaupun itu itu saja

Bahkan kopi tanpa gula

Dia tak pernah lupa

Terkadang ..

Hal itu, tiba tiba di fikiranku

Terbesit tak tau, waktu

Buat takut saja, aku

Bagaimana ini

Jika nanti, kau tak lagi menemani

Bisakah berdiri

Jika separuh jiwaku tiada lagi

Aku tak kan, bisa

Lakukan semuanya seperti biasa,

Oh semoga,

Ini hanya,

Ketakutan ku saja..

Bagaimana ini

Jika nanti, kau tak lagi menemani

Bisakah berdiri

Jika separuh jiwaku tiada lagi

Aku tak kan, bisa

Lakukan semuanya seperti biasa,

Oh semoga,

Ini hanya,

Ketakutan ku saja…

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....