Cara Skrillex Produksi Karyanya

  • 31 Mar 2026 00:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Skrillex tetap sempatkan memproduksi karya meski harus menjalani jadwal tur yang sangat padat. Justru di tengah mobilitas tinggi tersebut, ia menemukan cara unik untuk tetap produktif dengan menciptakan studio portabel yang bisa dibawa ke mana saja.

Dilansir dari sonarworks.com, Skrillex yang memulai karier solonya pada 2007 mulai dikenal luas setelah merilis EP Scary Monsters and Nice Sprites. Menariknya, karya tersebut diproduksi secara sederhana di kamar tidur hanya dengan satu speaker monitor KRK Rokit 5 G3, karena speaker lainnya rusak. Meski dengan keterbatasan, EP tersebut berhasil meraih penghargaan Grammy Awards 2012 untuk kategori Best Dance/Electronica Album.

Seiring popularitasnya yang meningkat, Skrillex lebih banyak menghabiskan waktu di tur. Kondisi ini membuatnya sulit bekerja di studio konvensional. Untuk mengatasi hal tersebut, ia membangun studio portabel yang terdiri dari laptop MacBook Pro, perangkat lunak Ableton Live, monitor kecil, serta audio interface Focusrite Saffire Pro 14. Dengan peralatan ini, ia tetap bisa memproduksi musik dan bahkan menguji lagu secara langsung di atas panggung sebelum dirilis.

Mengutip complex.com, ia pernah kehilangan laptop pada 2011 yang berisi kumpulan karya lama dan materi baru yang belum selesai. Meski sempat menjadi spekulasi publik bahwa ia kehilangan sebuah album, Skrillex menegaskan bahwa file tersebut bukanlah proyek album utuh.

Setelah kejadian tersebut, ia memulai kembali dari nol. Ia mengaku jarang memiliki waktu untuk fokus penuh di studio, bahkan hanya sekitar dua hari dalam seminggu. Sebagian besar proses kreatif dilakukan di berbagai tempat di seluruh dunia.

Dalam salah satu momen, ia bahkan sempat merekam vokal secara cepat di studio milik G-Dragon dan CL di Korea Selatan, di sela jadwal tur. Ia juga bekerja sama dengan Diplo untuk mengembangkan ide musik yang awalnya hanya berupa beat sederhana.

Proses yang terpecah-pecah ini justru membentuk karakter unik pada karya Skrillex. Ia tidak menyusun album berdasarkan satu konsep besar, melainkan merangkainya sedikit demi sedikit sesuai waktu yang tersedia. Hasilnya, musik yang dihasilkan menjadi refleksi dari perjalanan, pengalaman, dan momen yang berbeda-beda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....