“Kuburan Paus” Jadi Oasis Kehidupan di Laut dalam
- 05 Mar 2026 13:01 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember : Bangkai paus yang tenggelam ke dasar laut ternyata dapat menciptakan ekosistem baru di kedalaman samudra. Fenomena yang dikenal sebagai “whale fall” ini bahkan mampu menopang kehidupan berbagai makhluk laut selama puluhan tahun.
Dilaporkan oleh BBC Future (01-03-2026), ketika paus mati dan tubuhnya tenggelam ke dasar laut, bangkai raksasa tersebut menjadi sumber makanan yang sangat besar bagi organisme laut dalam yang biasanya hidup di lingkungan miskin nutrisi.
Pada tahap awal, bangkai paus akan didatangi oleh berbagai pemakan bangkai seperti hiu, hagfish, dan krustasea. Mereka memakan jaringan lunak paus dalam waktu beberapa bulan hingga lebih dari setahun. Proses ini menghabiskan sebagian besar daging paus yang beratnya bisa mencapai puluhan ton.
Setelah jaringan lunaknya habis, sisa bangkai paus memasuki tahap kedua. Menurut laporan BBC Future, organisme kecil seperti cacing laut, kerang, dan krustasea mulai memanfaatkan sisa-sisa jaringan dan nutrisi yang meresap ke sedimen di sekitar bangkai. Area di sekitar tulang paus pun menjadi jauh lebih kaya nutrisi dibandingkan dasar laut di sekitarnya.
Tahap paling unik terjadi ketika bakteri mulai memecah lemak yang tersimpan di dalam tulang paus. Proses ini menghasilkan zat kimia yang dapat menjadi sumber energi bagi bakteri kemosintetik dan berbagai organisme laut khusus.
Salah satu makhluk yang memanfaatkan kondisi ini adalah Osedax, cacing laut yang dikenal sebagai zombie worms. Cacing ini mampu “memakan” tulang paus dengan bantuan bakteri yang hidup di dalam tubuhnya.
Ekosistem yang terbentuk dari satu bangkai paus dapat bertahan selama puluhan tahun dan menjadi rumah bagi ratusan spesies berbeda. Para ilmuwan menyebutnya sebagai semacam “oasis kehidupan” di tengah dasar laut yang gelap dan miskin makanan.
Penelitian mengenai kuburan paus ini juga membantu ilmuwan memahami bagaimana kehidupan di laut dalam dapat bertahan di lingkungan ekstrem. Dari satu kematian paus raksasa, kehidupan baru justru dapat berkembang dan mendukung keanekaragaman hayati di samudra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....