Lirik Lagu "Mencinta tanpa Arah" - Rizky Febian

  • 13 Feb 2026 07:16 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Penyanyi dan penulis lagu Rizky Febian kembali merilis karya terbarunya berjudul “Mencinta Tanpa Arah” pada Jumat, 13 Februari 2026. Lagu ini diperkenalkannya melalui video lirik di kanal YouTube resminya.

Video lirik “Mencinta Tanpa Arah” menampilkan setiap bait secara visual untuk mempertegas makna yang terkandung di dalamnya. Setiap kata disajikan secara jujur, menggambarkan perasaan menunggu, luka, dan ketidakmampuan untuk benar-benar melepaskan.

Lagu ini terinspirasi dari kisah nyata yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah karya yang personal dan reflektif. Dalam rilis yang diterima RRI, Rizky Febian menulis lagu ini bersama Willy, menghadirkan cerita tentang cinta yang berhenti tanpa penjelasan namun meninggalkan rasa yang masih tertinggal.

Lirik lagu ini menggambarkan kenangan yang masih melekat kuat melalui irama dan cerita masa lalu. Kehilangan digambarkan sebagai sesuatu yang datang tiba-tiba, meninggalkan kekosongan dan pertanyaan tanpa pesan perpisahan.

Makna liriknya menyoroti pengalaman kehilangan yang belum sepenuhnya usai dalam batin seseorang. Perasaan rindu dan cinta yang tidak memiliki arah digambarkan sebagai kondisi menggantung, ketika hubungan telah berakhir tetapi emosi belum benar-benar pergi.

Berikut ini merupakan lirik lagu "Mencinta Tanpa Arah" - Rizky Febian.

T’rus melekat

Irama kala kau bercerita

Sulit melupa, saat bersamamu

Oh kini sirna

Yang semestinya masih ada

Tinggal cerita, hilang tanpa pesan

Kini mati perlahan dan pergi

Hati butuh, waktu ‘tuk terima

Jujur, aku merana

Hatiku luka, jiwaku gila

Kamu sudah tak ada, kamu ke mana?

Aku masih menunggu di titik yang sama

Jujur, aku belum percaya

Semua ini nyata

Sampai kapan aku terluka

Kar’na tak bisa melupa

Coba terima

Mencinta tanpa arah

Kini mati perlahan dan pergi

Hati butuh

Waktu 'tuk terima

Jujur, aku merana

Hatiku luka, jiwaku gila

Kamu sudah tak ada, kamu ke mana

Aku masih menunggu di titik yang sama

Jujur, aku belum percaya

Semua ini nyata

Sampai kapan aku terluka

Kar’na tak bisa melupa?

Coba terima (coba terima)

Mencinta tanpa arah

Kuatkan aku (kuatkan aku)

Ku lemah tanpanya

Semoga sabar jadi obat luka

Walau cinta tak berujung

Jujur, aku merana (hatiku luka, jiwaku gila)

Kamu sudah tak ada, kamu ke mana

Aku masih menunggu di titik yang sama

Jujur, aku belum percaya

Semua ini nyata

Sampai kapan aku terluka

Kar’na tak bisa melupa

Sampai kapan aku

Sampai kapan aku

Mencinta tanpa arah

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....