Fenomena AI Slop di Tengah Ledakan Konten Digital
- 27 Jan 2026 11:10 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat produksi konten digital berlangsung sangat cepat. Kini, AI mampu menulis artikel blog, menghasilkan gambar, mengisi narasi video, hingga mempublikasikan konten dalam skala besar hanya dalam hitungan menit. Dampaknya, internet dipenuhi video-video aneh dengan alur yang dangkal serta unggahan media sosial yang terdengar informatif namun minim substansi.
Menurut laporan eweek.com, gelombang konten semacam ini dikenal dengan istilah AI slop. Istilah tersebut merujuk pada konten digital berkualitas rendah yang diproduksi secara massal oleh alat AI generative. Tidak semua konten buatan AI masuk kategori ini, namun AI slop secara khusus menekankan produksi volume tinggi dengan nilai informasi yang rendah.
Secara kasat mata, AI slop sering terlihat profesional dan meyakinkan. Namun jika dicermati lebih jauh, konten ini biasanya miskin sudut pandang orisinal, tidak memiliki sumber yang jelas, serta tidak menawarkan tujuan yang berarti selain mengejar klik, peringkat mesin pencari, atau pendapatan iklan. Istilah AI slop mulai beredar luas pada awal 2020-an dan semakin populer antara 2022–2023 seiring meningkatnya akses publik terhadap teknologi AI generative.
Popularitas istilah ini mencapai puncaknya pada 2024, ketika frustrasi pengguna internet terhadap banjir konten rendah mutu semakin menguat. Bahkan pada 2025, Merriam-Webster menetapkan kata “slop” sebagai Word of the Year. Kamus tersebut mendefinisikannya sebagai “konten digital berkualitas rendah yang biasanya diproduksi dalam jumlah besar menggunakan kecerdasan buatan,” sebuah definisi yang menurut eweek.com sangat mewakili keresahan publik.
The Guardian melaporkan bahwa lebih dari 20 persen video yang direkomendasikan algoritma YouTube kepada pengguna baru tergolong AI slop. Temuan ini didasarkan pada riset perusahaan pengeditan video Kapwing terhadap 15.000 kanal YouTube populer dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....