Film "Keluarga Super Irit", Kisah Hemat Penuh Makna
- 22 Okt 2025 08:24 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Film Keluarga Super Irit berhasil menghadirkan komedi keluarga dengan pesan sosial yang ringan namun mengena. Kritikus memuji bagaimana film ini mengangkat tema “frugal living” atau hidup hemat secara ekstrem dalam kehidupan sehari-hari warga kota besar. Suasana yang dihadirkan terasa dekat kesederhanaan, kreativitas dalam menghemat, sampai cara keluarga mempertahankan kebersamaan mereka. Secara keseluruhan, film ini cocok dinikmati seluruh anggota keluarga, terutama untuk momen santai sambil menonton bersama.
Cerita film ini berkisah tentang keluarga Sukaharta, ayah Toni, ibu Linda, dan ketiga anaknya Sally, Billy, dan Kenny yang menjalani hidup dengan prinsip hemat ekstrem setelah Toni mengalami pemotongan gaji besar-besaran. Mereka menerapkan “TRIK” (Taktik Irit Keluarga) dan melakukan berbagai strategi nyeleneh demi bisa bertahan dan menjaga kebersamaan. Contoh: menumpang daya listrik di kantor kecamatan, menggunakan satu liter air per orang, atau mengandalkan koneksi WiFi tetangga. Ketika kondisi makin sulit, mereka pun terpaksa pindah ke rumah kontrakan yang lebih sempit, bahkan bekas kandang burung di atas ruko. Dalam kondisi itu, kisah menjadi semakin menyentuh, selain lucu karena menunjukkan bagaimana keluarga menghadapi tekanan ekonomi, menjaga cinta dan solidaritas di tengah kesulitan.
Pemeran utama film ini antara lain Dwi Sasono sebagai Toni Sukaharta dan Widi Mulia sebagai Linda Sukaharta. Ketiga anak mereka diperankan oleh Widuri Putri Sasono (Sally), Dru Prawiro Sasono (Billy), dan Den Bagus Satrio Sasono (Kenny). Aktor tambahan seperti Indro Warkop, Onadio Leonardo, Oki Rengga dan Coki Pardede ikut memperkuat karakter pendukung yang memberi warna humor dan konflik tambahan. Chemistry antar anggota keluarga terbilang natural karena sebagian aktor memang keluarga yang membantu nuansa kehangatan film ini terasa autentik.
Film ini disutradarai oleh Danial Rifki dan diproduksi oleh Falcon Pictures sebagai film komedi keluarga Indonesia. Ceritanya diadaptasi dari komik atau manhwa asal Korea Selatan karya Yim Chang Ho (atau disebut Yim Chang Ho dalam beberapa referensi) yang berjudul Saving Family. (Versi filmnya mengubah latar ke Indonesia dan menyesuaikan kultur lokal agar lebih dekat dengan penonton Indonesia. Produksi syuting dilaporkan berlangsung sekitar Agustus 2024 selama masa libur sekolah anak-anak.
Durasi film ini tercatat sekitar 1 jam 56 menit (116 menit), genre yang diusung adalah komedi keluarga dengan satir ringan tentang konsumsi dan gaya hidup hemat. Tempo film terasa ringan di sebagian besar namun ada bagian yang kritikus sebut agak lambat terutama di awal. Visual dan setting juga mendapat sorotan karena menghadirkan kota Jakarta, kontrakan sempit, dan situasi nyata yang relatable.
Film Keluarga Super Irit resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 12 Juni 2025. Dan film ini tersedia di Netflix mulai 16 Oktober 2025. Secara keseluruhan, Keluarga Super Irit adalah film yang mampu menghibur dan menyentuh sekaligus. Dengan durasi hampir dua jam, cerita yang relevan, pemeran yang tepat, dan produksi yang cukup matang, film ini bisa menjadi alternatif tontonan keluarga yang menarik. Walaupun belum dapat kepastian streaming di Indonesia melalui Netflix, kehadirannya di bioskop sudah menunjukkan respon positif. Jika kamu mencari film yang ringan, lucu, dan menyampaikan pesan tentang kebersamaan dan nilai keuangan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....