Ratu-Ratu Queens: Serial Netflix Indonesia Penuh Kehangatan

  • 16 Sep 2025 16:00 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Ratu-Ratu Queens: The Series berhasil memperluas kisah dari film Ali & Ratu Ratu Queens dengan pendekatan prekuel yang hangat dan penuh warna. Serial ini memadukan drama dan komedi dengan nuansa imigran Indonesia di New York, menyuguhkan dilema kehidupan seperti percintaan, parenting, dan mencari jati diri, yang terasa sangat relefan. Akting para pemerannya terutama Nirina Zubir, Tika Panggabean, Asri Welas, dan Happy Salma dipuji karena mampu menghadirkan karakter yang nyata bukan sekadar stereotip. Visual, musik, dan setting kota Queens digarap dengan apik, sehingga suasana luar negeri tak melulu idealistis tetapi juga punya tantangan-tantangan kehidupan nyata.

Serial ini bercerita tentang empat wanita imigran asal Indonesia yang memutuskan pindah secara mandiri ke Queens, New York, dengan latar belakang dan kepribadian berbeda-beda. Mereka adalah Party, Chinta, Ance, dan Biyah, yang dalam perjalanannya harus membangun kehidupan baru sambil menghadapi berbagai dilema eksentrik mulai dari masalah rumah, uang, anak, cinta, hingga identitas. Dalam serial ini, persahabatan mereka diuji saat masing-masing menghadapi krisis personal: penyakit orang tua, tantangan pekerjaan, harapan keluarga, serta pertentangan budaya. Serial ini juga mengeksplor bagaimana mereka saling mendukung satu sama lain, sambil menyesuaikan diri dengan realitas hidup sebagai imigran di kota asing. Cerita berjalan tidak hanya dari sudut pandang glamour atau romantis, tetapi juga dari sisi perjuangan, kerinduan, kekecewaan, dan harapan. Ada banyak momen emosional yang diselingi humor, membuat penonton bisa ikut merasakan naik-turunnya kehidupan mereka.

Empat pemeran utama adalah Nirina Zubir sebagai Party, Tika Panggabean sebagai Ance, Asri Welas sebagai Biyah, dan Happy Salma sebagai Chinta, mereka adalah wajah-wajah yang sebelumnya dikenal dari film Ali & Ratu Ratu Queens. Netflix juga melibatkan pemeran pendukung seperti Luna Allegra Kurtz, Michael Notardonato, Yoshua Sudarso, dan Shanty untuk memperluas jaringan karakter, seperti hubungan percintaan, teman, atau interaksi di komunitas imigran. Karakter pendukung ini memperkaya cerita karena tidak hanya sekadar latar; mereka terkadang menjadi pemicu konflik atau solusi bagi ketegangan antar tokoh utama. Interaksi antar karakter utama sendiri terasa natural walau kadang ada dialog yang terasa sengaja melambat untuk mengekspos latar belakang mereka. Chemistry di antara empat tokoh utama ini merupakan daya tarik besar, terutama dalam bagaimana persahabatan diuji oleh keadaan dan pilihan hidup.

Serial ini dibuat oleh Lucky Kuswandi sebagai sutradara dan tetap berada di bawah arahan kreatif yang konsisten dengan film sebelumnya. Naskah ditulis oleh Andri Cung, dan produser utama adalah Muhammad Zaidy, bekerja sama dengan Palari Films bersama Netflix sebagai platform distribusi. Produksi dilakukan dengan pengambilan lokasi yang mencerminkan Queens, New York, sehingga setting terasa autentik, bukan hanya sebagai latar dekorasi. Komposer musik yang terlibat antara lain Yudhi Arfani, Zeke Khaseli, dan Ricky Surya Virgana, menambah suasana yang pas antara keseriusan dan ringan. Selain aspek teknis, serial ini juga memanfaatkan bahasa campuran (Bahasa Indonesia dan Inggris) untuk menunjukkan realitas komunikasi antar imigran di negeri asing. Semua elemen produksi ini menunjukkan usaha menyajikan serial lokal dengan kualitas internasional.

Ratu-Ratu Queens: The Series memiliki 6 episode untuk musim pertamanya. Durasi setiap episode berkisar antara 37 hingga 51 menit tergantung isi episode dan seberapa kompleks konflik yang ditampilkan. Panjang ini cukup ideal agar tidak terasa terlalu panjang namun masih bisa mengeksplor karakter dan cerita pendukung dengan baik. Beberapa episode mungkin terasa lebih pendek jika fokus pada satu dua karakter saja, sementara episode-episode yang membawa banyak konflik memiliki durasi mendekati durasi maksimal.

Serial ini dijadwalkan tayang secara global di Netflix mulai 12 September 2025. Pengumuman resmi dari Netflix Indonesia dan media lokal menyebutkan tanggal tersebut, dengan serial ini menjadi salah satu rilisan kuat dari Netflix Original Indonesia untuk tahun 2025. Serial ini juga disebut sebagai prekuel dari film Ali & Ratu Ratu Queens (2021).

Secara keseluruhan, Ratu-Ratu Queens: The Series adalah tontonan yang cocok bagi pemirsa yang suka drama slice-of-life dengan bumbu komedi dan tema sosial yang relevan. Dengan 6 episode berdurasi menengah, serial ini berhasil memberikan cerita yang cukup penuh tanpa berlarut-larut. Para pemeran utamanya tampil baik dan membawa karakter dengan kehangatan dan kesalahpahaman yang nyata. Kreator dan tim produksi mampu menyajikan serial lokal dengan kualitas tinggi yang layak bersaing secara global. Bagi penonton film Ali & Ratu Ratu Queens, serial ini menjadi tambahan yang memuaskan karena mengisi latar masa lalu dan perjalanan karakter.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....