Review Ziam 2025: Film Zombie Thailand di Netflix
- 10 Jul 2025 11:01 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Dibuka dengan premis intens: Ziam berlatar di Bangkok pasca wabah zombie, di mana Singh (Mark Prin Suparat), mantan petarung Muay Thai, kini menjadi sopir truk, berjuang menyelamatkan pacarnya Rin (Nychaa‑Nuttanicha Dungwattanawanich) dari rumah sakit yang telah dikuasai mayat hidup dan konflik sosial berat.
Dikutip dari heavenofhorror.com, Setting ekologis seperti wabah akibat bakteri dari pencairan es yang menjadi landasan cerita, memadukan keganasannya dengan tema global warming dan kelaparan.
Aksi Muay Thai dalam lorong-lorong rumah sakit yang sempit menjadi inti visual Ziam. Koreografi bela diri tampak brutal dan mendebarkan, meski jalan ceritanya cenderung tipis . Efek praktikal lebih dominan daripada CGI, menghasilkan nuansa visceral seperti setiap pukulan dan darah terasa nyata. Visual dan sound design juga mempertajam atmosfer mengancam, mencerminkan realisme dunia yang hancur.
Karakter Singh digambarkan sebagai sosok heroik tanpa ambisi pamungkas, ia hanya berjuang untuk cinta dan keselamatan kekasih dan anak kecil yang ia temui, Buddy (Vayla Wanvayla Boonnithipaisit). Sementara karakter Rin tampil sebagai jurnalis pejuang medis yang gigih, dia bukan sosok lemah, tetapi harapan dan kesadaran moral film ini . Keberadaan Buddy menambah bobot emosional meski tidak terlalu dieksplorasi dalam narasi.
Secara kritis, Ziam mendapatkan sambutan campuran: koreografi dan intensitas visual diapresiasi, tetapi narasi dan perkembangan karakter dianggap “tipis” atau “cepat”, memberikan nilai sekitar 3 – 3,5/5 di berbagai review. Ending penuh aksi heroik dan twist coda post‑credits, Singh ternyata masih hidup dan mengisyaratkan kemungkinan lanjutan cerita.
Meski bukan tontonan untuk penikmat cerita mendalam, Ziam menawarkan pengalaman sinematik penuh darah, aksi, dan nuansa sosial. Pas buat ditonton saat ingin hiburan horor-aksi menegangkan dalam durasi singkat. Film ini juga menegaskan tren Netflix mendongkrak keragaman budaya lewat genre intens dari Asia Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....