Mengubah Mimpi Hingga Sukses Berwirausaha, Berawal Dari KUR BRI
- 28 Jun 2026 17:02 WIB
- Jember
RRI.CO.ID,Bondowoso– Di sepanjang jalur menuju Kawasan Wisata Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, sebuah minimarket tampak ramai melayani warga yang datang silih berganti. Tidak jauh dari sana, deretan usaha lain seperti toko bangunan, depot minuman, konter telepon seluler, hingga jasa fotokopi berdiri kokoh.
Siapa sangka, kompleks usaha yang kini menjadi roda penggerak ekonomi keluarga tersebut berawal dari sebuah toko sembako sederhana dan bensin eceran yang dirintis Yoyok Sugiantoro pada tahun 2007 silam.
"Sebelum pinjam KUR (Kredit Usaha Rakyat) saya hanya jualan bensin eceran dan sembako kecil-kecilan. Tahun 2011, saya mendapat pinjaman pertama sebesar tiga juta rupiah untuk mengembangkan usaha. Setelah itu, usaha terus berkembang, mulai konter HP, percetakan, fotokopi, sampai sekarang," ujar Yoyok mengisahkan perjalanan usahanya kepada RRI, Minggu (28/6/2026).
Sebelum terjun sepenuhnya sebagai pelaku UMKM, Yoyok bukanlah sosok yang asing dengan kerja keras. Ia pernah bekerja di pabrik pengolahan kopi, di mana upah yang didapat ia tabung sedikit demi sedikit. Tidak hanya itu, hasil beternak kambing juga ia kumpulkan sebagai tambahan modal awal.
Saat memutuskan melanjutkan usaha milik ibunya, Yoyok sempat terbentur keterbatasan modal. Namun, ia tak patah arang. Pinjaman KUR dari perbankan salah satunya melalui program BRI yang kemudian dimanfaatkan dengan cermat sebagai suntikan modal untuk mengembangkan usaha secara bertahap.
Hampir dua dekade berlalu, ketekunan membuahkan hasil. Kini, Yoyok mengelola enam lini usaha sekaligus bersama sang istri. Mulai dari minimarket, peternakan, toko bangunan, depot minuman, percetakan, hingga tetap mempertahankan bensin eceran sebagai napak tilas sejarah usahanya.
"Lebih kepada rasa syukur. Dulu hanya mengandalkan bensin eceran, sekarang pendapatan berasal dari berbagai usaha. Alhamdulillah, anak saya yang satu sekarang sudah kuliah dan memasuki semester akhir," ungkapnya dengan nada haru.
Keberhasilan Yoyok tak lepas dari dukungan akses permodalan yang tepat sasaran. Kepala Unit BRI Unit Sempol, Citra Permana Ari, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat di wilayahnya untuk memanfaatkan KUR terus menunjukkan tren positif.
Hingga tahun ini, penyaluran KUR di wilayah kerjanya telah mencapai angka sekitar Rp25 miliar. Tercatat, sekitar 70 persen dari total penyaluran kredit di unit tersebut didominasi oleh KUR, dengan sektor pertanian dan peternakan sebagai kontributor utama.
"Harapannya, KUR benar-benar digunakan untuk modal usaha. Jika dimanfaatkan sesuai peruntukannya, peluang usaha untuk berkembang akan semakin besar," tegas Ari.
Pesan untuk Wirausahawan
Bagi Yoyok, tambahan modal hanyalah sebuah awal dari perjalanan panjang. Menurutnya, usaha yang sukses tidak lahir secara instan, melainkan dari keberanian untuk memulai, kedisiplinan dalam mengelola modal, serta kemauan untuk terus bertumbuh meski sedikit demi sedikit.
"Kalau menurut saya, KUR sangat membantu pengembangan usaha. Yang penting dimanfaatkan untuk usaha dan dikelola dengan baik," pesan Yoyok.
Kisah perjalanan Yoyok menjadi bukti nyata bahwa dengan kombinasi antara kerja keras, ketekunan, dan pemanfaatan modal secara produktif, sebuah toko kecil dapat bertransformasi menjadi sumber penghidupan yang kokoh dan berkelanjutan bagi keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....