Tradisi Pitu Likuran Meriahkan Dusun Cawang Desa Benelan Kidul
- 16 Mar 2026 22:24 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, banyuwangi - Suasana malam di Dusun Cawang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, berubah meriah saat warga memperingati tradisi Pitu Likuran pada bulan Ramadan. Kegiatan budaya tersebut digelar pada malam hari menjelang penghujung Ramadan dan diikuti antusias oleh masyarakat setempat.
Sejak sekitar pukul 19.00 WIB, warga memadati area kampung untuk mengikuti berbagai kegiatan budaya yang digelar secara bersama-sama. Beberapa di antaranya seperti pencak obor, kesenian kuntulan khas Banyuwangi, hingga permainan meriam bambu yang dimainkan oleh warga.
Tradisi Pitu Likuran merupakan agenda tahunan masyarakat Dusun Cawang yang rutin digelar setiap Ramadan. Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan warga sekaligus sarana menjaga dan melestarikan budaya lokal Banyuwangi.
“Setiap RT ikut berpartisipasi menampilkan tradisi masing-masing. Ini menjadi momen kebersamaan warga sekaligus cara menjaga budaya Banyuwangi agar tetap hidup,” tutur tokoh masyarakat setempat, Dani, Senin 16 Maret 2026.
Kepala Dusun Cawang, Slamet, menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga di lingkungan dusun.
“Warga sangat antusias. Selain menjaga tradisi, kegiatan ini membuat masyarakat lebih kompak dan saling mengenal satu sama lain,” ujar Slamet.
Dalam perayaan tersebut, setiap RT menampilkan berbagai kegiatan budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Banyuwangi. Atraksi pencak obor menjadi salah satu pertunjukan yang paling menarik perhatian warga yang hadir.
Selain itu, kesenian kuntulan juga ditampilkan secara berkelompok oleh warga setempat. Sementara suara meriam bambu yang bergema di beberapa sudut kampung menambah semarak suasana malam Ramadan.
Bagi masyarakat Dusun Cawang, tradisi Pitu Likuran tidak hanya menjadi hiburan semata. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda agar tetap lestari.
Anak-anak hingga orang dewasa turut terlibat dalam berbagai kegiatan yang digelar warga. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kekompakan masyarakat.
Di Banyuwangi, tradisi Pitu Likuran dikenal sebagai perayaan malam ke-27 Ramadan yang dirayakan dengan berbagai kegiatan budaya dan kebersamaan warga. Tradisi ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....