Mahasiswi Unmuh Jember Kenalkan Pandhalungan di Malaysia

  • 23 Agt 2025 23:21 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Di sebuah ruang belajar sederhana di Kuala Lumpur, tawa riang anak-anak Malaysia pecah saat mencoba permainan tradisional dari Indonesia. Mereka berebut giliran mencicipi suwar-suwir, camilan manis khas Jember, sembari mendengar kisah tentang budaya Pandhalungan perpaduan unik antara Jawa dan Madura yang tumbuh di tapal kuda Jawa Timur.

Momen itu lahir berkat lima mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional.

Dengan didampingi Dwimay Fawzy, S.I.Kom., M.Hsc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, mereka membawa semangat kebhinekaan hingga ke Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru dan Sanggar Bimbingan Kepong, Malaysia.

“Mahasiswi tidak hanya belajar berinteraksi dengan lingkungan global, tetapi juga menjadi duta budaya Indonesia yang membawa misi edukatif sekaligus mempererat hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia,” tutur Dwimay Jumat (22/8/2025).

Putri Suci Fitriani (Ilmu Komunikasi), Dwi Vebby Ria Yuswantini (Teknik Lingkungan), Aryanti Nafasatuz Zukhli (Pendidikan Bahasa Inggris), Mazdalifah Hanuranda (Ekonomi Syariah), dan Tiara Aprilia Hapsari Pratikno Putri (Teknologi Industri Pertanian) menjadi garda depan pengenalan budaya. Mereka tak hanya bercerita tentang bahasa dan tradisi lokal, tetapi juga menghadirkannya lewat pengalaman langsung dari mencicipi kuliner, bermain permainan tradisional, hingga belajar bahasa Indonesia dasar.

Bagi para mahasiswi, pengalaman ini adalah ruang belajar yang tak ternilai. Mereka berhadapan dengan pelajar lintas bangsa, mengasah keterampilan komunikasi lintas budaya, sekaligus merasakan bagaimana identitas lokal bisa menjadi jembatan persahabatan antarnegara.

Budaya Pandhalungan yang kerap hanya hidup dalam keseharian masyarakat tapal kuda, kini menemukan panggung internasional. Anak-anak Malaysia pun tak sekadar mengenal Indonesia lewat Bali atau Jakarta, tetapi juga melalui warisan kultural Jember dan sekitarnya.

Program KKN Internasional ini menegaskan komitmen Unmuh Jember untuk mencetak lulusan berwawasan global, sekaligus tetap berakar kuat pada nilai lokal. Di tangan mahasiswi muda ini, Pandhalungan bukan sekadar budaya, tetapi juga identitas yang layak dibanggakan di kancah dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....