Kirab Budaya Ruwat Rawat Singojuruh Angkat Bumi Angklung
- 14 Jun 2025 22:51 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, semakin mantap menegaskan identitasnya sebagai “Bumi Angklung” melalui gelaran kirab budaya bertajuk Ruwat Rawat Singomanjuruh, Sabtu (14/6/2025).
Kegiatan yang melibatkan seluruh warga dari sembilan dusun ini berlangsung semarak. Ribuan orang memadati sepanjang rute kirab sejauh dua kilometer, mulai dari depan Kantor Desa Singojuruh hingga Dusun Kemiren. Atraksi budaya yang ditampilkan masing-masing dusun membuat suasana semakin meriah dan penuh semangat pelestarian budaya lokal.
Ketua panitia, Adlin Mustika Alam, mengatakan bahwa kirab budaya ini merupakan bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap potensi lokal, terutama seni Angklung Caruk yang telah tumbuh sejak era 1940-an.
"Singojuruh sejak dulu dikenal sebagai desa bambu dan angklung. Kirab ini adalah cara kami merawat warisan budaya sekaligus memperkuat identitas desa tematik Bumi Angklung," ujar Adlin, Sabtu (14/6/2025).
Setiap dusun menampilkan tema dan cerita berbeda, seperti Labuh Nggampung, Ketahanan Pangan, Ngosek Ponjen, hingga Selamatan Watu Dakon, memperkaya keberagaman budaya yang ditampilkan.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya Desa Singojuruh layak menjadi ikon desa budaya angklung.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana angklung Banyuwangi kembali menggaung seperti dulu, saat setiap hajatan pasti diiringi Angklung Caruk," ungkap Taufik.
Kirab budaya ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, namun juga mempererat solidaritas warga sekaligus mendongkrak potensi pariwisata berbasis budaya di kawasan barat Banyuwangi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....