Kejurnas BMX Banyuwangi Lanjutkan Perputaran Ekonomi Warga

  • 02 Jul 2026 01:39 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi – Indonesia Cycling Federation (ICF) kembali menunjuk Banyuwangi sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX yang akan berlangsung di Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi pada Sabtu-Minggu, 4–5 Juli 2026. Setelah gelaran Banyuwangi BMX Supercross, kejuaraan nasional ini diperkirakan kembali menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar arena balap.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat ICF, Jadi Rajagukguk, mengatakan banyak pembalap yang mengikuti Banyuwangi BMX Supercross memilih memperpanjang masa tinggal di Banyuwangi untuk mengikuti Kejurnas BMX. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

"Banyak pembalap yang mengikuti Supercross tinggal di Banyuwangi untuk mengikuti Kejurnas. Ini menjadi perputaran ekonomi bagi warga lokal," kata Jadi Rajagukguk.

Banyuwangi BMX Supercross sebelumnya diikuti 343 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara. Selain atlet, rombongan ofisial dan keluarga juga turut menginap di Banyuwangi, bahkan sebagian sudah datang beberapa hari sebelum perlombaan untuk menjalani latihan.

Menurut Jadi, Kejurnas BMX juga akan diikuti ratusan pembalap dari berbagai provinsi sehingga diharapkan kembali memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar sirkuit.

Dampak tersebut dirasakan Yuli, pemilik warung makan di kawasan menuju Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi. Selain berjualan makanan dan minuman, ia juga menyewakan rumahnya kepada peserta yang mengikuti kejuaraan.

"Alhamdulillah penghasilannya jadi dobel kalau ada lomba di sirkuit, dari warung dan penyewaan rumah. Harapan saya bisa sering diadakan lomba di sini," ujar Yuli.

Sejak Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi dibangun dan rutin menjadi lokasi kejuaraan nasional maupun internasional, warga sekitar mulai membuka berbagai usaha, mulai dari warung makan, penyewaan rumah, jasa parkir, hingga penyewaan kendaraan. Kehadiran ratusan atlet dan ofisial setiap penyelenggaraan kompetisi dinilai mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....