Pelopor UMKM Legendaris: Lontong PecelKarimata
- 28 Jun 2026 07:24 WIB
- Jember
RRI.CO.ID-, Jember- Di tengah perkembangan kuliner yang semakin pesat, Lontong Pecel Karimata tetap menjadi salah satu UMKM legendaris yang dicintai masyarakat.
Usaha Mbah to ini telah berdiri selama puluhan tahun dan tetap mempertahankan cita rasa khas yang membuat pelanggan selalu kembali.
Dulu, satu porsi dijual dengan harga beras masih Rp.3500 . Kini, seiring meningkatnya harga bahan baku, harganya menjadi Rp7.000.
Meski demikian, cita rasa yang khas dan porsinya yang mengenyangkan membuat warung ini tetap ramai dikunjungi.
Warung ini mulai buka setiap hari sejak pukul 06.00 WIB hingga dagangannya habis. Hampir setiap pagi, antrean pelanggan sudah terlihat memadati warung untuk menikmati sajian Mbah To yang telah menjadi favorit masyarakat.
Saat ini, usaha tersebut telah diteruskan oleh anaknya. Sementara sang pendiri yang telah lanjut usia memilih beristirahat di rumah. Meski dikelola generasi penerus, resep dan kualitas rasa tetap dipertahankan sehingga Lontong Pecel Karimata tetap menjadi salah satu kuliner legendaris yang eksis hingga kini.
"Usaha Lontong Pecel Karimata ini sudah berdiri puluhan tahun dan dirintis oleh ibu kami. Sekarang saya meneruskan usaha ini karena beliau sudah sepuh. Alhamdulillah, sampai sekarang pelanggan masih banyak yang datang," ujar Mbah To, Sabtu 27 Juni 2026.
Ia tetap mempertahankan resep dan cita rasa yang sama seperti dulu agar pelanggan tetap merasakan kenangan yang mereka cari.
"Saya sudah langganan sejak harganya masih Rp5.000. Sekarang memang sudah Rp7.000, tapi menurut saya tetap sangat terjangkau. Yang paling penting rasanya tidak berubah, tetap enak seperti dulu. Makanya saya sampai sekarang masih sering datang ke sini, bahkan kadang mengajak keluarga atau teman untuk ikut makan di Lontong Pecel Karimata."
Keberadaan Lontong Pecel Karimata Jember membuktikan bahwa UMKM yang menjaga kualitas, konsisten, dan mendapat kepercayaan pelanggan mampu bertahan serta berkembang dari generasi ke generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....