Pemuda Sumbersari Kreasikan Sangkar Burung Bernilai Tinggi dari Kayu Sederhana
- 05 Mei 2026 11:28 WIB
- Jember
RRI.CO.IC, Lumajang - Kreativitas pemuda Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, kembali menunjukkan hasil membanggakan melalui karya kerajinan tangan berupa sangkar burung unik yang memiliki nilai estetika dan ekonomi tinggi.
Karya tersebut dihasilkan oleh Yuyut, pemuda asal Dusun Bayur RT 02 RW 01, yang memanfaatkan bahan kayu sederhana untuk diolah menjadi sangkar burung dengan desain menarik, detail rapi, serta memiliki ciri khas tersendiri.
Kegiatan pembuatan sangkar burung tersebut telah ditekuninya sejak beberapa tahun terakhir dan menjadi usaha yang terus dikembangkan hingga saat ini. Proses produksi dilakukan secara mandiri mulai dari pemilihan bahan kayu, pemotongan, perakitan, hingga tahap finishing dengan tingkat ketelitian tinggi.
Yuyut mengungkapkan bahwa awal mula ketertarikannya pada kerajinan tersebut berangkat dari hobi yang kemudian ia kembangkan secara serius.
“Awalnya hanya coba-coba karena hobi. Namun lama-kelamaan saya belajar dan menekuni prosesnya agar hasilnya semakin rapi dan memiliki nilai jual,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Ia menambahkan bahwa setiap sangkar burung yang dibuat memiliki karakter dan desain berbeda, sehingga mampu menarik minat para pecinta burung, baik di lingkungan sekitar maupun luar daerah.
Selain menjadi bentuk kreativitas, usaha tersebut juga menjadi sumber penghasilan bagi Yuyut. Ia berharap ke depan usahanya dapat berkembang lebih luas serta mampu membuka peluang usaha bagi pemuda lainnya di Desa Sumbersari.
“Harapan saya ke depan usaha ini bisa berkembang lebih besar dan mungkin bisa membuka lapangan pekerjaan untuk teman-teman pemuda di desa,” tambahnya.
Kepala Dusun Bayur menyampaikan apresiasi atas kreativitas pemuda di wilayahnya yang mampu mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kami sangat bangga dengan kreativitas anak muda seperti Yuyut. Ini bukti bahwa dengan ketekunan, potensi desa bisa berkembang menjadi usaha yang bernilai,” ungkapnya.
Karya tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan ketekunan dapat mengubah bahan sederhana menjadi produk bernilai jual tinggi, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....