Tahu Tek, Kuliner Sederhana yang Selalu Dicari

  • 04 Mei 2026 10:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Tahu tek merupakan salah satu kuliner khas Jawa Timur yang sudah lama dikenal dan tetap eksis hingga sekarang. Nama “tahu tek” sendiri diyakini berasal dari bunyi gunting “tek-tek” saat penjual memotong bahan di atas piring. Meski tampil sederhana, hidangan ini justru punya daya tarik kuat yang membuatnya selalu dicari oleh berbagai kalangan. Dari dulu hingga kini, tahu tek tetap jadi pilihan saat ingin makan enak tanpa ribet.

Ciri khas tahu tek terletak pada perpaduan bahan dan bumbunya yang unik. Dalam satu porsi, biasanya berisi tahu goreng, lontong, kentang, tauge, dan telur yang dipotong kecil-kecil. Semua bahan tersebut kemudian disiram dengan bumbu kacang petis yang kental, menciptakan rasa gurih, manis, dan sedikit khas yang sulit ditolak. Tambahan kerupuk dan bawang goreng semakin melengkapi tekstur dan cita rasanya.

Di kawasan Tegal Besar, ada salah satu penjual yang cukup menarik perhatian, yaitu Tahu Tek Bu Ati. Meski baru berjualan sekitar satu tahun, tempat ini sudah mulai dikenal dan memiliki banyak pelanggan setia. Kehadirannya menjadi bukti bahwa tahu tek memang kuliner sederhana yang selalu punya tempat di hati penikmatnya.

Tahu tek ini dijual setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, waktu yang pas untuk mencari makan malam atau sekadar mengganjal perut. Tidak sedikit pembeli yang datang secara rutin karena sudah cocok dengan rasa yang ditawarkan. Bahkan, dalam waktu singkat, peminatnya terus bertambah dari hari ke hari.

Dari segi harga, tahu tek ini tergolong sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp 14.000 per porsi. Dengan harga tersebut, pembeli sudah mendapatkan sajian lengkap yang mengenyangkan dan memuaskan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa tahu tek tetap jadi favorit banyak orang.

Ramainya pembeli setiap hari menunjukkan bahwa daya tarik tahu tek memang tidak pernah pudar. Meski banyak makanan modern bermunculan, kuliner seperti tahu tek tetap bertahan karena rasanya yang khas dan sudah akrab di lidah. Kesederhanaannya justru menjadi kekuatan yang membuatnya terus dicari.

Pada akhirnya, tahu tek bukan sekadar makanan, tapi juga bagian dari kebiasaan yang sulit tergantikan. Saat pilihan terasa banyak, justru yang sederhana seperti ini yang sering jadi tujuan—karena rasanya sudah pasti dan selalu bisa dinikmati kapan saja.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....