Kuliner Legendaris Situbondo: Nasi dan Mie Goreng Pak Maksum

  • 20 Apr 2026 09:28 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Nasi goreng kaki lima selalu punya tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia, termasuk di Situbondo. Salah satu yang legendaris adalah nasi goreng dan mie goreng milik Pak Maksum yang dikenal dengan cita rasa khasnya.

Sejarah nasi goreng sendiri tidak terlepas dari pengaruh kuliner Tiongkok yang telah mengenal teknik menggoreng nasi sejak ratusan tahun lalu. Awalnya, nasi goreng dibuat sebagai cara mengolah nasi sisa agar tidak terbuang. Teknik tersebut kemudian menyebar ke berbagai wilayah Asia, termasuk Indonesia. Di Nusantara, nasi goreng berkembang dengan tambahan bumbu lokal seperti kecap manis, bawang merah, bawang putih, dan cabai. Perpaduan bumbu ini menciptakan cita rasa yang khas dan berbeda dari versi aslinya. Seiring waktu, nasi goreng menjadi salah satu makanan favorit yang mudah dijumpai di berbagai daerah.

Kemunculan nasi goreng kaki lima di Indonesia semakin berkembang seiring dengan budaya kuliner malam yang kuat. Para pedagang mulai menjajakan nasi goreng menggunakan gerobak sederhana di pinggir jalan. Proses memasak dengan wajan besar dan api tinggi menghasilkan aroma khas yang menggoda selera. Selain rasanya yang lezat, harga yang terjangkau membuat makanan ini digemari oleh berbagai kalangan. Dari pelajar hingga pekerja, semua dapat menikmati nasi goreng kaki lima kapan saja. Tradisi ini pun terus bertahan hingga sekarang.

Di Situbondo, salah satu yang cukup dikenal adalah nasi goreng dan mie goreng milik Pak Maksum yang berlokasi di Jalan Wijaya Kusuma. Lapak sederhana ini telah menjadi favorit warga sekitar maupun pengunjung yang datang dari luar daerah. Ciri khas utama dari nasi goreng buatannya adalah warna hitam pekat yang menggoda selera. Warna tersebut berasal dari racikan bumbu rahasia yang dimasak dalam waktu cukup lama. Proses memasak yang tidak terburu-buru membuat aroma nasi goreng menjadi sangat khas. Hal inilah yang membuat banyak orang ketagihan untuk kembali mencicipinya.

Menu andalan di tempat ini adalah nasi goreng dan mie goreng dengan topping irisan tipis ayam yang merata di setiap porsi. Meski terlihat sederhana, perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit smoky memberikan sensasi yang berbeda. Tekstur nasi yang pas dan mie yang tidak lembek menambah kenikmatan saat disantap. Porsinya cukup mengenyangkan untuk satu orang dengan harga yang sangat bersahabat. Hanya dengan Rp 12.000, pelanggan sudah bisa menikmati hidangan lezat ini. Cita rasa khas dari hidangan ini juga disebutkan oleh salah satu pengunjung, Andi, sebagai kuliner yang memiliki aroma kuat dan rasa yang konsisten sejak pertama kali dicoba.

Keberadaan nasi goreng dan mie goreng Pak Maksum menjadi bagian dari kekayaan kuliner khas Situbondo. Kesederhanaan tempat tidak mengurangi kualitas rasa yang ditawarkan. Justru dari gerobak kaki lima inilah lahir cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain. Konsistensi rasa dan keunikan bumbu menjadi kunci bertahannya usaha ini hingga dikenal luas. Bagi pecinta kuliner malam, tempat ini menjadi salah satu destinasi wajib saat berada di Situbondo. Nasi goreng dan mie goreng Pak Maksum pun layak disebut sebagai kuliner legendaris yang patut dicoba.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....