Banyuwangi Creative Hub Sambut Ramadan lewat Kelas Packaging

  • 14 Feb 2026 20:46 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Banyuwangi Creative Hub resmi membuka rangkaian Kelas Kreatif 2026 melalui kelas bertajuk “Produk Sama, Cerita Berbeda: Seni Packaging Berbasis Momen”. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membekali pelaku industri kreatif agar lebih peka membaca momentum pasar dan mampu meningkatkan nilai jual produk melalui kemasan yang relevan dengan momen tertentu.

Kelas perdana tersebut menghadirkan Riris, pemilik brand pastry di Banyuwangi yang dikenal memanfaatkan momentum dalam strategi pemasaran produknya. Dalam sesi berbagi, ia menjelaskan bagaimana produk yang sama dapat memiliki cerita dan daya tarik berbeda melalui pendekatan kemasan.

Menurut Riris, pada momen Idul Fitri produk dikemas menjadi hampers Lebaran dengan konsep elegan dan hangat. Sementara pada perayaan Natal dan Imlek, kemasan disesuaikan dengan nuansa warna serta simbol yang relevan. Bahkan untuk momen wisuda maupun perayaan lain, produk dapat dikreasikan menjadi buket atau kotak hadiah yang lebih personal.

“Produk tidak harus berubah. Yang berubah adalah cerita dan cara kita menyajikannya,” ujarnya di hadapan lebih dari 20 peserta dari berbagai subsektor industri kreatif di Banyuwangi.

Pengelola Banyuwangi Creative Hub, Vicky Hendri Kurniawan, mengatakan kelas ini dipilih sebagai pembuka Kelas Kreatif 2026 sekaligus momentum menyambut Ramadan. Ia menilai Ramadan menjadi salah satu periode penting dalam pergerakan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pelaku usaha perlu lebih responsif terhadap momentum pasar, tidak hanya di sektor kuliner, tetapi juga fashion, kriya, hingga subsektor kreatif lainnya. Penyesuaian kemasan dinilai mampu memperkuat daya tarik produk sesuai kebutuhan konsumen pada momen tertentu.

Vicky menambahkan kemasan bukan sekadar pembungkus, melainkan bagian dari strategi komunikasi merek. Kemasan yang tepat dapat meningkatkan persepsi nilai, memperluas pasar, serta memperkuat identitas usaha.

Kelas ini diikuti lebih dari 20 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM kuliner, fashion, desain grafis, hingga pengusaha kerajinan. Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan seputar strategi harga hampers, perencanaan stok menjelang Ramadan, serta teknik storytelling dalam pemasaran berbasis momen.

Melalui kegiatan ini, Banyuwangi Creative Hub berharap pelaku usaha tidak hanya menjual produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan cerita yang relevan dengan kebutuhan emosional pasar di setiap momentum penting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....