IWAPI Banyuwangi Dorong UMKM Naik Kelas

  • 05 Feb 2026 19:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Banyuwangi siap mendorong pelaku UMKM perempuan agar naik kelas melalui penguatan usaha berbasis hilirisasi dan penciptaan lapangan kerja. Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Cabang (DPC) IWAPI Kabupaten Banyuwangi periode 2026–2031 di Banyuwangi, Kamis, 5 Februari 2026.

Ketua DPC IWAPI Banyuwangi periode 2026–2031, Hj. Erna Sukris Diani, mengatakan IWAPI akan merangkul dan memberdayakan pengusaha perempuan melalui pelatihan kewirausahaan dan penguatan kapasitas usaha. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan skala usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“Kami akan merangkul dan memberdayakan pengusaha perempuan Banyuwangi melalui wirausaha dan pelatihan agar derajat ekonominya meningkat,” ujar Erna,  Kamis 5 Februari 2026.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai peran IWAPI sangat strategis dalam mendorong UMKM perempuan naik kelas dan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja. Menurutnya, penguatan usaha berbasis hilirisasi menjadi kunci agar UMKM tidak berhenti pada produksi bahan mentah.

Ipuk mencontohkan pelaku usaha kopi yang mampu mengolah hasil panen menjadi produk turunan, membuka usaha kafe, hingga menyerap tenaga kerja lokal. Pola tersebut dinilai sejalan dengan agenda nasional yang mendorong peningkatan nilai tambah ekonomi.

“Usaha harus memberi nilai tambah dan berdampak langsung bagi masyarakat sekitar,” ucap Ipuk.

Ukuran keberhasilan usaha tidak hanya dilihat dari keuntungan, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan, terutama bagi karyawan dan masyarakat kecil. Selain penguatan ekonomi, Ipuk juga mendorong IWAPI Banyuwangi menjadi wadah pemberdayaan perempuan dan penguatan solidaritas antarperempuan. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi dan usaha.

Kegiatan pengukuhan pengurus IWAPI Banyuwangi tersebut juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan, pameran produk UMKM Banyuwangi, serta partisipasi sejumlah pihak perbankan. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....