Semangat Erina Promosikan Ketahanan Pangan Lewat Jajan Tradisional
- 29 Jan 2026 14:02 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Jember – Di tengah gempuran makanan modern dan tren kuliner global, Erina memilih jalan yang berbeda. Lewat Watashi, usaha kuliner yang ia rintis, Erina dengan penuh semangat mempromosikan ketahanan pangan lokal melalui pemasaran makanan dan camilan tradisional Indonesia.
Bagi Erina, pangan tradisional bukan sekadar produk dagang, melainkan identitas budaya yang perlu dijaga dan diwariskan. Dari dapur Watashi, beragam makanan khas Nusantara kembali dihidupkan mulai dari tiwul, katot, geduk, geduk lindri, cenil, lupis, hingga aneka camilan seperti permen asam, permen jahe, keripik pisang, dan keripik tempe.
Di balik setiap produk yang dijual, tersimpan kegelisahan sekaligus tekad Erina melihat generasi muda yang kian asing dengan pangan lokal. Ia ingin membuktikan bahwa makanan tradisional tetap relevan, bernilai ekonomi, dan mampu bersaing jika dikemas dengan cara yang tepat.
“Anak-anak muda sekarang banyak yang sudah tidak mengenal makanan atau produk tradisional. Lewat Watashi, kami ingin mengenalkan kembali pangan lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Erina.
Semangat tersebut tidak berhenti pada produksi. Erina aktif memanfaatkan teknologi digital sebagai jembatan antara tradisi dan generasi masa kini. Media sosial seperti TikTok, marketplace, hingga website resmi dimaksimalkan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus membangun citra pangan tradisional yang modern dan menarik.
“Saya memanfaatkan media sosial untuk pemasaran, seperti TikTok, dan juga marketplace yang saya tahu. Kami juga membuat website agar tampil semenarik mungkin, sehingga orang-orang bisa langsung tahu produk dan harga-harganya,” jelasnya.
Melalui Watashi, Erina berharap makanan dan camilan tradisional tidak hanya bertahan, tetapi kembali menjadi pilihan utama masyarakat. Baginya, mencintai pangan lokal adalah bagian dari mencintai negeri sebuah langkah kecil namun bermakna dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia, dimulai dari meja makan hingga ruang digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....