Pemkab Jember Perkuat Pendampingan UMKM dan Mlijo
- 14 Des 2025 17:41 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Pemerintah Kabupaten Jember kembali menegaskan komitmennya dalam mendampingi pelaku usaha kecil, pedagang kaki lima (PKL), dan Mlijo.
Hal itu disampaikan melalui kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) yang digelar di Desa Tempurejo, Sabtu (13/12/2025).
Dalam kegiatan itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, bertemu langsung dengan para pelaku UMKM dan PKL untuk menyerap aspirasi dan mensosialisasikan sejumlah program prioritas daerah.
Fawait menyampaikan bahwa pendampingan kepada UMKM dan PKL dilakukan secara langsung melalui berbagai program, salah satunya Gerobak Cinta.
Program tersebut secara rutin diperkenalkan dalam setiap agenda Bunga Desaku, sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah.
“Hari ini adalah bukti keberpihakan konkret Pemkab Jember kepada para UMKM dan PKL. Kita punya program Gerobak Cinta, dan di setiap Bunga Desaku, kami selalu bersilaturahmi dan mendampingi UMKM dan PKL secara langsung,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemkab Jember juga memberikan pembekalan terkait perizinan usaha, akses pembiayaan melalui perbankan, serta dukungan logistik dan distribusi produk.
Kegiatan tersebut turut melibatkan perwakilan jasa pengiriman, seperti JNT, guna mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan pasar dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.
Selain aspek ekonomi, Fawait juga menekankan pentingnya jaminan layanan dasar, khususnya di bidang kesehatan, bagi pelaku usaha kecil.
Ia secara langsung meminta kepala puskesmas dan direktur rumah sakit untuk menyampaikan komitmen pelayanan kesehatan di hadapan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah.
Terkait program Mlijo Cinta, Fawait menjelaskan bahwa pelaksanaannya masih berada dalam masa transisi pada tahun 2025 sehingga dampaknya belum sepenuhnya terukur. Program tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2025.
Berdasarkan data Dinas Koperasi Kabupaten Jember, sebanyak 2.500 warga ditargetkan menerima manfaat dari program Mlijo Cinta.
Fawait memastikan seluruh program yang disampaikan telah berada pada jalur perencanaan yang matang dan siap direalisasikan dalam waktu dekat.
Ia menegaskan, pelaku UMKM dan PKL membutuhkan dukungan nyata. Perhatian konkret terhadap keberlangsungan usaha dan jaminan kesehatan menjadi kebutuhan utama masyarakat kecil.
“Mereka tidak butuh teori. Mereka tidak perlu seminar. Yang mereka butuhkan adalah arahan dan bantuan konkret. Selama ini PKL belum pernah mendapatkan perhatian nyata. Hari ini kita buktikan, kita bantu usahanya, kita jamin kesehatannya,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....