Bunga Desa di Licin Perkuat UMKM dan Wisata
- 08 Des 2025 20:43 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) kembali bergulir di Kecamatan Licin, Senin (8/12/2025). Kali ini Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani langsung mengjaangkau empat desa, yakni Desa Jelun, Licin, Tamansari, dan Pakel, yang difokuskan untuk memperkuat pemberdayaan UMKM dan pengembangan wisata di lereng Gunung Ijen.
Kecamatan Licin dikenal sebagai salah satu gerbang utama menuju destinasi wisata Kawah Ijen. Karena itu, Ipuk menekankan pentingnya penguatan sektor ekonomi masyarakat, mulai dari kuliner, kriya, hingga homestay yang dikelola warga.
Di Desa Licin, Ipuk meninjau wisata Banyukuwung yang dikelola Bumdes setempat. Destinasi berupa pemandian mata air alami itu menawarkan panorama pegunungan yang segar dan menjadi salah satu daya tarik wisata baru di lereng Ijen.
“Tempatnya bagus dan asri, cocok untuk liburan keluarga. Kami minta dinas terkait dan Pak Camat untuk terus mendampingi agar tempat ini semakin berkembang,” ujar Bupati Ipuk, Senin (8/12/2025).
Selain meninjau destinasi wisata, Ipuk memberikan pelatihan pembuatan konten promosi kepada para pelaku UMKM dan penggiat wisata. Pelatihan ini dibarengi dengan bantuan alat konten kreator untuk meningkatkan kualitas promosi digital desa-desa di Licin.
Menurutnya, promosi digital menjadi kebutuhan penting bagi desa wisata, mengingat banyak wisatawan menentukan tujuan perjalanan berdasarkan konten media sosial. Dengan konten yang menarik, UMKM dan pelaku homestay diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
“Sektor UMKM dan wisata di lereng Ijen ini potensinya sangat besar. Kalau promosinya kuat, dampaknya langsung dirasakan warga,” tutur Ipuk.
Di kegiatan Bunga Desa, Ipuk juga meninjau sejumlah UMKM lokal yang menampilkan berbagai produk, mulai olahan makanan khas, hasil pertanian, hingga kerajinan tangan. Produk-produk itu terus didampingi oleh dinas terkait untuk penguatan kualitas, kemasan, dan perizinan usaha.
Selain penguatan ekonomi lokal, layanan publik tetap hadir di Kecamatan Licin, mulai pembuatan Adminduk, layanan HAKI, perizinan/NIB, klinik UMKM, hingga pembayaran pajak daerah. Layanan ini memudahkan pelaku usaha desa untuk mengurus legalitas dan pengembangan usaha tanpa harus pergi ke kota.
Dalam dialog dengan para kepala desa, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat, Ipuk menegaskan bahwa pengembangan sektor ekonomi di lereng Gunung Ijen akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Potensi wisata dan UMKM di Licin sangat besar. Kami mendorong agar warga terus berkreasi dan memanfaatkan peluang. Pemerintah hadir untuk memperkuat pendampingannya,” kata Ipuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....