Gandrung Sewu Dongkrak Omzet UMKM dan Hunian Hotel

  • 26 Okt 2025 19:48 WIB
  •  Jember

KBRN, Banyuwang: Gandrung Sewu 2025 sukses memukau ribuan masyarakat di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (25/10/2025). Tak hanya menjadi magnet wisata budaya, ajang yang menghadirkan 1.400 penari itu juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku UMKM hingga sektor perhotelan.

Ratusan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi acara mendulang rezeki. Beragam produk kuliner hingga kerajinan tangan laris manis diserbu warga dan wisatawan yang hadir menyaksikan Gandrung Sewu.

“Alhamdulillah, omzet kami meningkat. Hari ini saja bisa tembus Rp2 juta, padahal biasanya hanya sekitar Rp1 juta,” ujar Selvi, pedagang bakpao yang biasa berjualan di Jalan Kepiting, Banyuwangi, Sabtu (25/10/2025).

Para pedagang mulai berjualan sejak Kamis (23/10/2025) di stand-stand UMKM yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi. Selama tiga hari, mereka menikmati lonjakan pembeli yang signifikan.

Nanang, penjual minuman keliling, turut merasakan dampak ekonomi dari festival budaya ini. “Saya mulai berjualan jam sembilan pagi, dan sampai sore sudah dapat sekitar Rp500 ribu. Semoga Gandrung Sewu terus ada,” ujarnya.

Tak hanya sektor UMKM, pengelola hotel dan homestay juga menikmati efek positifnya. General Manager Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, Catur Rahmadi, menyebut tingkat hunian tamu hampir penuh menjelang pelaksanaan acara.

“Alhamdulillah hingga malam sebelum acara, tingkat hunian mencapai 90 persen. Event seperti ini sangat membantu sektor perhotelan,” ungkap Catur, Minggu (26/10/2025).

Dampak ekonomi juga dirasakan oleh jasa rias penari, penyedia kostum, hingga pelaku transportasi lokal. Festival yang masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini terbukti menggerakkan banyak sektor.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, penyelenggaraan event besar seperti Gandrung Sewu merupakan strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Tujuan utama kami bukan hanya memperkenalkan Banyuwangi, tetapi juga menggerakkan semua sektor agar semuanya merasakan multiplier effect dari pariwisata yang tumbuh di daerah ini,” kata Ipuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....