Latihan Gandrung Sewu Dongkrak Ekonomi Pedagang Kecil Banyuwangi
- 13 Okt 2025 21:03 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Latihan gabungan penari Gandrung Sewu 2025 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, tak hanya menampilkan semangat para penari, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejak latihan dimulai pada Sabtu (11/10/2025), area sekitar stadion berubah menjadi pasar dadakan yang ramai oleh para pedagang kecil.
Kehadiran ribuan penari dan pendamping membuat perputaran ekonomi di sekitar lokasi meningkat signifikan. Para pedagang pun menyambut antusias kegiatan tersebut dan berharap latihan-latihan berikutnya terus menjadi ladang rezeki bagi mereka.
Salah satu pedagang yang merasakan dampak positif itu adalah Indri, warga Kelurahan Sobo, yang berjualan makanan ringan di sekitar area latihan. Indri mengaku penjualannya pada latihan pertama lebih tinggi dibandingkan latihan kedua. Meski begitu, ia tetap bersyukur dan berencana terus berjualan selama latihan berlangsung.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini, dagangan saya yang terjual sangat lumayan,” ungkap Indri.
Latihan Gandrung Sewu menjadi momentum bagi para pelaku usaha mikro di Banyuwangi. Mereka menjajakan aneka makanan dan minuman, mulai dari kudapan ringan hingga hidangan berat.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman, menilai fenomena ini sebagai bukti bahwa kegiatan budaya mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Ia menyaksikan langsung ramainya pedagang kaki lima di sekitar stadion selama latihan berlangsung.
“Saya melihat area Stadion Diponegoro sangat banyak pelapak yang menggelar lapaknya. Ini momen bagus yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku kreatif di Banyuwangi,” ujar Taufik, Senin (13/10/2025).
Taufik menambahkan, kegiatan seni seperti Gandrung Sewu tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi lokal.
“Dengan adanya latihan gabungan ini, warga Banyuwangi tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari mata rantai ekonomi yang saling menguntungkan. Para pedagang mendapat rezeki, sementara peserta latihan dan penonton menikmati jajanan yang ditawarkan,” kata Taufik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....