Jumilasari OKAY Resmi Punya NIB Berkat Mahasiswa KKN
- 17 Agt 2025 18:06 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Jember turut berperan membantu proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi usaha Rengginang Jumilasari OKAY milik Ibu Jumaati, warga Dusun Sumberan, Kecamatan Ambulu. Usaha ini telah berdiri sejak tahun 1996 dan hingga kini masih konsisten berproduksi.
Jumaati mengungkapkan bahwa usaha ini merupakan warisan dari orang tuanya yang ia teruskan bersama sang suami. Dengan keterampilan sederhana, proses produksi dilakukan berdua mulai dari pencetakan, penggorengan, hingga pengemasan, yang semuanya dikerjakan di rumahnya.
Produk rengginang tersebut telah dipasarkan di berbagai tempat, mulai dari warung hingga angkringan di Ambulu. Bahkan, Rengginang Jumilasari OKAY pernah menembus pasar luar daerah, hingga ke luar negeri, seperti Jepang. Dalam kesehariannya, usaha ini mampu memproduksi sekitar tiga kilogram rengginang atau menyesuaikan dengan jumlah pesanan yang diterima.
Melihat potensi yang dimiliki, mahasiswa KKN Tematik Unmuh Jember hadir untuk membantu pengurusan NIB, sebagai langkah legalitas usaha agar dapat lebih berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa terhadap pemberdayaan UMKM di daerah.
Yudha Sukma, yang bertanggung jawab dalam program NIB, menyampaikan, “Kami datang bukan cuma buat jalankan program, tapi juga bawa semangat buat bantu berubah. kami jadi sadar kalau pengabdian ini bukan soal ngumpulin data atau urus dokumen aja. Ini soal harapan biar usaha kecil kayak punya beliau bisa terus jalan, bahkan makin maju dan dikenal lebih luas,” ucapnya dengan semangat.
Kepala Dusun Sumberan, Bapak Masluqin, “Saya sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa di dusun kami. Bantuan mereka terhadap UMKM seperti milik Bu Jumaati sangat terasa dampaknya. Semoga langkah ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, menurut Ibu Jumaati, “Kerja sama antar Mahasiswa dengan Pelaku Usaha ini bukan hanya menyentuh hati, tapi juga membuka jalan kemudahan usaha dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Kegiatan seperti ini adalah inspirasi bahwa mahasiswa punya peran strategis dalam mendorong kemajuan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....