Piodalan Mandhara Giri Dongkrak UMKM dan Homestay Warga

  • 24 Jul 2025 14:49 WIB
  •  Jember

KBRN, Lumajang: Piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, bukan hanya menjadi peristiwa spiritual tahunan bagi umat Hindu, melainkan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Selama 11 hari pelaksanaan, dari 10 hingga 21 Juli 2025, ribuan peziarah menciptakan perputaran ekonomi lokal yang signifikan.

Diperkirakan lebih dari 15.000 pengunjung memadati kawasan pura. Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta pemilik homestay merasakan langsung lonjakan omzet.

Supri, pedagang camilan khas Senduro, mengaku pendapatannya naik drastis selama acara. Dari biasanya hanya Rp300-500 ribu per hari, selama Piodalan ia mampu meraup hingga Rp2 juta per hari, atau lebih dari Rp20 juta selama 11 hari.

"Selama Piodalan, omzet kami meningkat," ungkap Supri, Rabu (23/7/2025).

Produk-produk lokal seperti keripik, ting-ting jahe, minuman herbal, hingga pakaian adat laris dibeli pengunjung. Ratusan stan UMKM dan lapak dadakan yang menjual makanan, minuman, hingga jasa penitipan kendaraan tampak tak pernah sepi.

Selain UMKM, pemilik homestay juga panen rezeki. Minimnya penginapan formal membuat homestay warga menjadi primadona. Riki, salah satu pemilik homestay, menyatakan semua kamar penuh dipesan selama 11 hari. Ia mengantongi omzet sekitar Rp35 juta dari 20 kamar yang disewakan.

Pengurus harian Pura Mandhara Giri Semeru Agung mengapresiasi peran aktif warga Desa Senduro dalam menyukseskan acara tahunan ini. Perayaan spiritual ini terbukti tidak hanya menguatkan sisi religius, tetapi juga memperkuat perekonomian desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....