BRI Region 13 Malang Genjot Digitalisasi Transaksi, QRIS dan BRImo Jadi Andalan
- 28 Jun 2026 16:59 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus tancap gas memperkuat transformasi digital di wilayah kerja BRI Region 13 Malang. Langkah ini dilakukan untuk memperluas inklusi keuangan serta menjawab kebutuhan masyarakat akan transaksi yang cepat, mudah, dan aman.
Hingga Mei 2026, adopsi layanan digital di wilayah ini mencatatkan tren positif. Tercatat sebanyak 382 ribu merchant telah memanfaatkan QRIS BRI, dengan akumulasi nilai transaksi periode Januari hingga Mei 2026 menembus angka Rp2,05 triliun.
Pencapaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap ekosistem pembayaran digital yang dibangun BRI.
Di sisi lain, super apps BRImo juga kian digandrungi. Hingga April 2026, jumlah pengguna BRImo di wilayah kerja BRI Region 13 Malang telah mencapai 3,3 juta nasabah, dengan akumulasi nilai transaksi sepanjang Januari hingga Mei 2026 menyentuh Rp156 miliar.

Regional Funding & Retail Transaction Banking Head BRI Malang, Triyoga Agung Wibowo, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan komitmen BRI untuk lebih dekat dengan nasabah.
"BRI berkomitmen menghadirkan layanan digital yang mudah dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Pertumbuhan penggunaan QRIS BRI dan BRImo menunjukkan bahwa masyarakat semakin adaptif terhadap transaksi digital yang mempermudah aktivitas sehari-hari," ujar Triyoga dalam keterangan tertulis yang dihimpun RRI,Minggu 28 Juni 2026.
Triyoga menjelaskan, QRIS BRI memberikan efisiensi bagi pelaku usaha karena mampu menerima pembayaran dari berbagai aplikasi digital hanya dengan satu kode QR.
Sementara itu, BRImo hadir sebagai solusi finansial komprehensif, mulai dari transfer, pembayaran tagihan, hingga pembelian pulsa, yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
BRI Region 13 Malang juga terus berkomitmen memberikan edukasi terkait keamanan siber. Nasabah diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti PIN, password, maupun kode OTP.
"Kemudahan digital harus diimbangi dengan kewaspadaan. Kami terus mengedukasi masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai modus kejahatan digital. Nasabah diminta hanya mengakses layanan melalui kanal resmi BRI," tegasnya.
Ke depan, BRI optimistis pemanfaatan layanan digital akan terus meningkat. BRI berjanji akan terus melakukan inovasi agar ekosistem transaksi non-tunai di berbagai sektor usaha semakin kuat, yang pada akhirnya memberikan manfaat luas bagi perekonomian daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....