5 Keresahan Gen Z yang Jarang Dibicarakan
- 15 Agt 2025 16:23 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Generasi Z dikenal sebagai generasi yang kritis, cepat beradaptasi, dan sangat terhubung dengan teknologi. Namun di balik citra percaya diri dan serba bisa, banyak keresahan yang jarang terungkap dan kerap menjadi beban mental mereka. Berikut lima keresahan utama Gen Z yang jarang dibicarakan seperti dikutip dari American Psychological Association:
1. Ketidakpastian Identitas di Era Digital
Gen Z tumbuh di era di mana informasi dan interaksi sosial selalu tersedia secara instan. Media sosial memungkinkan ekspresi diri yang luas, tetapi juga menimbulkan perbandingan tanpa henti. Banyak dari mereka merasa terombang-ambing antara persona online dan diri asli, sehingga sulit menemukan identitas yang stabil. Rasa “tidak cukup” dan bingung menentukan jati diri menjadi keresahan yang mendalam.
2. Overthinking dan Tekanan Mental
Siklus berpikir berlebihan atau overthinking adalah teman dekat banyak Gen Z. Mereka kerap menganalisis setiap keputusan, khawatir salah langkah, atau takut mengecewakan diri sendiri maupun orang lain. Tekanan akademik, ekspektasi sosial, dan tuntutan karier membuat stres mental meningkat, bahkan menimbulkan gangguan tidur, kecemasan, dan kelelahan emosional.
3. Kecemasan Finansial Sejak Dini
Meski masih muda, Gen Z banyak memikirkan kestabilan finansial lebih awal dibanding generasi sebelumnya. Harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, dan ketidakpastian ekonomi membuat mereka takut tidak mampu mandiri. Keresahan ini sering tersembunyi karena cenderung jarang dibicarakan secara terbuka, tetapi memengaruhi keputusan hidup, termasuk pemilihan pekerjaan dan gaya hidup.
4. Tekanan Sosial dan Budaya Validasi
Media sosial memunculkan budaya validasi berbasis angka—like, komentar, follower—yang memengaruhi harga diri mereka. Gen Z merasa harus tampil sempurna, mengikuti tren terbaru, dan selalu update dengan berita terkini. Tekanan ini membuat mereka sering membandingkan diri dengan orang lain, menimbulkan rasa cemas, dan memicu perasaan tidak cukup, meskipun pencapaian nyata mereka sebenarnya memadai.
5. Ketidakpastian Masa Depan Karier dan Lingkungan
Perubahan cepat di dunia kerja, otomatisasi, dan ketidakpastian ekonomi global membuat Gen Z cemas akan masa depan. Mereka mempertanyakan apakah keterampilan yang dipelajari sekarang akan relevan, apakah karier yang dipilih dapat memberi kestabilan, dan bagaimana menghadapi perubahan iklim serta isu lingkungan yang semakin mendesak. Keresahan ini jarang dibicarakan secara terbuka, tapi sangat memengaruhi motivasi dan perencanaan hidup mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....