Samsung Catat Pendapatan dan Laba Tertinggi pada Kuartal II 2026
- 30 Jul 2026 11:00 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Samsung Electronics membukukan kinerja keuangan tertinggi sepanjang sejarah pada kuartal II 2026. Perusahaan mencatat pendapatan konsolidasi sebesar 171,5 triliun won Korea (KRW) dengan laba operasional mencapai 89,5 triliun KRW untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Dilansir dari Samsung Newsroom yang memublikasikan laporan keuangan tersebut pada Kamis (30/7/2026), pendapatan Samsung meningkat 28 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter/QoQ). Sementara itu, laba per saham untuk saham biasa maupun saham preferen naik 52 persen menjadi 10.849 KRW.
Samsung menyebut Divisi Device Solutions (DS) menjadi penyumbang utama pertumbuhan dengan kenaikan penjualan sebesar 56 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Bisnis memori mencatat rekor pendapatan dan laba operasional tertinggi berkat tingginya permintaan produk untuk kecerdasan buatan (AI), terutama server, serta kenaikan harga industri.
Pada paruh kedua 2026, Samsung memperkirakan permintaan komponen AI akan tetap kuat seiring meningkatnya investasi infrastruktur AI dan adopsi teknologi agentic AI. Perusahaan juga berencana memperluas penjualan produk bernilai tambah tinggi seperti HBM4, DDR5, SOCAMM2, PCIe Gen6, dan UFS 5.0 untuk mempertahankan kepemimpinan teknologinya.
Di sisi perangkat mobile, bisnis Mobile eXperience (MX) dan Networks mencatat pendapatan sebesar 33,2 triliun KRW, namun masih membukukan rugi operasional sebesar 0,7 triliun KRW akibat meningkatnya biaya komponen. Samsung menargetkan peningkatan pangsa pasar melalui peluncuran Galaxy Z8, Galaxy S26, serta perangkat Intelligent Eyewear yang mengusung pengalaman berbasis AI.
Sementara itu, Samsung Display Corporation (SDC) membukukan pendapatan 7,5 triliun KRW dan laba operasional 0,7 triliun KRW, didukung permintaan panel OLED premium untuk smartphone dan pertumbuhan pasar monitor gaming. Samsung juga menyatakan akan terus memperkuat lini televisi berbasis Vision AI, produk rumah tangga berbasis AI, serta bisnis otomotif dan audio melalui Harman pada paruh kedua 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....