OPPO dan Google Cloud Kembangkan AIOS Baru
- 20 Jan 2026 14:58 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Beijing - OPPO memperdalam kolaborasi strategis dengan Google Cloud untuk mengembangkan sistem operasi berbasis kecerdasan buatan generasi terbaru atau AI Operating System (AIOS). Inisiatif ini diperkenalkan dalam ajang Google Cloud Export Summit di Beijing, dengan fokus pada konsep Memory Symbiosis dan Privacy Protection sebagai fondasi utama AIOS masa depan.
OPPO menilai transformasi kecerdasan buatan telah mengubah peran ponsel pintar dari sekadar perangkat komunikasi menjadi asisten cerdas personal. Melalui kemitraan dengan Google Cloud, OPPO ingin menghadirkan AI yang mampu memahami, mengantisipasi, dan melayani kebutuhan pengguna secara lebih personal dan intuitif.
Head of Large Model Algorithms OPPO, Haonan Lu, mengatakan AIOS harus melampaui sekadar fitur tambahan. Menurutnya, kecerdasan buatan perlu beradaptasi secara mendasar dengan kebutuhan individu agar benar-benar menjadi pendamping digital yang andal. Ia menegaskan personalisasi menjadi inti dari pengembangan OPPO AI ke depan.
Dalam pengembangan AIOS terbaru, OPPO mengidentifikasi tiga tantangan utama pengguna, yakni menyimpan informasi, menemukan kembali informasi, dan memprediksi kebutuhan pengguna. Untuk menjawab tantangan tersebut, OPPO menghadirkan integrasi memori sebagai lapisan dasar sistem melalui fitur AI Mind Space.
AI Mind Space berfungsi sebagai “otak kedua” yang mengorganisasi informasi dari teks, gambar, dan interaksi suara. Dibangun dengan dukungan Google Gemini, fitur ini memungkinkan pengguna memperoleh jawaban personal berdasarkan memori yang tersimpan langsung di perangkat OPPO.
Selain itu, OPPO dan Google Cloud meningkatkan kemampuan AI Search dengan pemahaman bahasa alami yang lebih baik. Pengguna dapat menelusuri informasi lintas aplikasi menggunakan bahasa sehari-hari, sehingga pengalaman pencarian menjadi lebih cepat dan kontekstual.
Untuk mengantisipasi kebutuhan pengguna, OPPO menghadirkan AI Suggest yang memadukan konteks penggunaan secara real-time dengan data memori. Sistem ini membangun profil dinamis pengguna untuk memberikan rekomendasi yang relevan dan tepat waktu.
Di sisi keamanan data, OPPO memperkenalkan arsitektur Private Computing Cloud atau PCC. Infrastruktur ini merupakan sistem kolaborasi end-to-cloud yang memanfaatkan teknologi Confidential Computing dari Google Cloud, sehingga data dapat diproses tanpa harus terlihat atau diakses secara langsung oleh pihak lain.
Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pengguna di tengah meningkatnya peran AI dalam kehidupan sehari-hari. OPPO menegaskan bahwa perlindungan privasi menjadi elemen yang tidak terpisahkan dari pengembangan AIOS.
Dari perspektif ekonomi kreatif dan industri digital, kolaborasi OPPO dan Google Cloud menunjukkan bagaimana inovasi teknologi, komputasi awan, dan kecerdasan buatan membentuk ekosistem kreatif baru. Pengembangan AIOS berbasis personalisasi membuka peluang bagi pengembang aplikasi, kreator digital, dan pelaku industri teknologi untuk menciptakan layanan lintas skenario yang lebih terintegrasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....