Produk Banyuwangi Tembus 80 Negara
- 15 Jan 2026 19:17 WIB
- Jember
RRI.co.id, Banyuwangi - Kinerja ekspor Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren positif dengan jangkauan pasar yang semakin luas. Sepanjang tahun 2025, produk unggulan dari ujung timur Pulau Jawa ini berhasil menembus pasar di 80 negara dengan nilai ekspor mencapai 232 juta dolar AS atau setara Rp3,9 triliun.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 196 juta dolar AS atau sekitar Rp3,3 triliun. Secara persentase, nilai ekspor Banyuwangi mengalami kenaikan sebesar 18,33 persen, menandakan daya saing produk lokal yang kian menguat di pasar global.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, mengatakan negara tujuan ekspor Banyuwangi tersebar di berbagai kawasan dunia, mulai Asia, Afrika, Eropa, Amerika, hingga Australia.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, total ada 80 negara tujuan ekspor dari Banyuwangi. Pasarnya tersebar di berbagai benua,” tutur Nanin, Kamis (15/1/2026).
Menurut Nanin, komoditas ekspor Banyuwangi sangat beragam dengan total 27 produk unggulan. Mulai dari ikan hias, batu apung, koral, ikan kaleng, olahan rempah-rempah, produk pertanian, kerajinan, hingga buah segar.
Ia menyebut, produk perikanan masih menjadi penyumbang nilai ekspor terbesar, khususnya ikan kaleng. Salah satu eksportir utama berasal dari Kecamatan Muncar, yakni perusahaan pengolahan ikan Pacific Harvest.
Ke depan, Pemkab Banyuwangi terus mendorong perluasan pasar ekspor dengan memperkuat ekosistem industri, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses pelaku usaha ke pasar internasional. Upaya tersebut sekaligus membuka peluang investasi baru, seiring ketersediaan bahan baku, infrastruktur pendukung, serta iklim usaha yang semakin kondusif di Banyuwangi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....