Petani Tembakau Rajang Senang Meraup Keuntungan Puluhan Juta

  • 27 Agt 2025 10:09 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Sejumlah petani Tembakau rajang di Kabupaten Jember Jawa Timur sudah mulai panen Tembakau jenis rajang.

Menurut salah satu petani Tembakau jenis rajang Jainul Ulum Para Petani Tembakau di Kabupaten Jember Jawa Timur tersenyum lega karena hasil tanamanya laris manis di Pasaran dengan harga yang menggiurkan.

Petani Tembakau Desa Karang Semanding Kencamatan Balung Kabupaten Jember Suwito telah menanam ribuan batang Tembakau jenis rajang dan saat ini sudah mulai panen.

"Menanam Tembakau jenis rajang ini cenderung dirasa lebih menguntungkan bagi para petani karena dapat diterima dengan baik di pasaran,"Katanya Selasa (27/08/2025)

Namun demikian dengan catatan Petani tersebut mampu menghasilkan produktifitas Tembakau pilihan atau berkualitas bagus yakni harum gurih dan nikmat sesuai selera yang diinginkan oleh para penikmat Tembakau jenis rajang atau lintingan.

Untuk menghasilkan cita rasa yang unggul dan mampu diterima oleh konsumen tentu saja memerlukan perawatan khusus dan khas dan masing-masing petani Tembakau rajang memiliki kemampuan masing-masing untuk mendapatkan hasil yang diminati oleh konsumen meskipun dasar kualitas masing-masing tembakau menjadi penentu kualitas.

Untuk Tembakau tampangan atau rajang saat ini dan cenderung tidak bergantung pada tengkulak atau pedagang besar karena bisa dipasarkan sendiri kapan saja dan dimana saja dengan mengkuti perkembangan kondisi pasar mengingat semakin lama kondisi fermentasi tembakau jenis ini maka akan semakin enak dan gurih serta harum.

Ulum Petani Tembakau tampangan atau rajang Jember ini mengaku jika saat ini hasil produktifitas tanaman Tembakau tampangan telah ludes terjual dan hanya ada tampangan yang baru dirajang.

Dalam setiap tampang Ulum mengaku telah menjual tembakaunya dengan harga fareatif mulai dari harga Rp. 25.000 sampai pada harga Rp. 30.000 tergantung bobot dan ukuran besar kecilnya tampangan.

Dalam hasil panen tembakau beberapa periode saat lalu saja pihaknya mampu meraup keuntungan puluhan juta rupiah dari hasil penjualan tembakau tampanganya dan Didik mengaku kedepan juga akan kembali menanam tembakau jenis yang sama dengan luasan lahan lebih luas lagi.

"Insyaallah kedepan akan kembali menanam Tembakau seperti ini lagi,"Tutupnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....