Menteri Maman: UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi
- 05 Jul 2025 21:23 WIB
- Jember
KBRN,Jember: Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menghadiri Forum Bisnis 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jember pada Sabtu (5/7/2025) di Aula Bank Jatim Jember.
Acara ini mengangkat tema “UMKM Bangkit, Jember Kuat: Pemanfaatan Teknologi AI & Pembiayaan Inklusif untuk Ekonomi Rakyat” dan diikuti oleh puluhan pelaku UMKM serta pengusaha muda.
Maman menegaskan pentingnya peran UMKM dalam perekonomian nasional serta bisa menjadi tulang punggung. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sekitar 57 juta entitas usaha UMKM yang menopang kehidupan lebih dari 114 juta hingga 120 juta individu. Sektor ini juga menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDB nasional dan menyerap 96 persen tenaga kerja.
“Jika HIPMI mampu bersinergi dengan pelaku UMKM, kita bisa membangun kekuatan ekonomi baru. UMKM tidak boleh lagi hanya dijadikan bemper saat krisis seperti COVID-19, tapi harus menjadi tulang punggung ekonomi nasional dalam kondisi apapun,” ujar Maman.
Menteri UMKM juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, salah satunya adalah rendahnya literasi keuangan. Banyak pelaku usaha mikro belum memahami manajemen keuangan dan akses perbankan secara optimal. Hal ini menjadi hambatan besar dalam mengembangkan usaha.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian UMKM meluncurkan inisiatif Festival Kemudahan Perizinan sebagai solusi konkret dalam mempercepat pemberdayaan UMKM. Melalui program ini, seluruh instansi terkait seperti BPOM, PIRT, NIB, sertifikasi halal, dan HAKI dikumpulkan dalam satu ekosistem guna mempermudah perizinan dan sertifikasi.
“Kami tidak ingin lagi proses perizinan menjadi alasan stagnasi. Festival ini sudah diluncurkan di 18 provinsi dengan target penerbitan 5.000 hingga 10.000 sertifikat per provinsi. Ini untuk mendorong koordinasi lintas institusi dan mempercepat UMKM naik kelas,” jelas Maman.
Forum ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk membangun ekosistem UMKM yang tangguh melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dan sistem pembiayaan yang inklusif. Menteri Maman menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran UMKM sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang mandiri dan berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....