Polije Dorong Inovasi Produk Susu Melalui Tefa Milk

  • 24 Jun 2025 17:44 WIB
  •  Jember

KBRN,Jember: Politeknik Negeri Jember (Polije) terus memperkuat peran Teaching Factory (Tefa) sebagai pusat pembelajaran praktik yang dinamis dan relevan dengan kebutuhan industri. Upaya tersebut diwujudkan melalui lokakarya bertajuk Analisis Bisnis Tefa Milk yang diselenggarakan oleh Polije bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (P4MP) serta tim produk susu Tefa.

Kepala P4MP, Ratih, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Polije.

“Kolaborasi ini sudah sejalan dengan visi dan misi Polije. P4MP mendapat arahan untuk mengintegrasikan alur kurikulum, Tefa, inovasi, dan SOP secara sinergis guna menghasilkan output pendidikan yang berdaya" ujar Ratih Selasa (24/6/2025).

Lokakarya ini difokuskan pada penyelarasan Standard Operating Procedure (SOP) Tefa agar tidak hanya berfungsi sebagai unit produksi massal, melainkan juga sebagai pusat pembelajaran yang terstruktur bagi mahasiswa. Dalam kegiatan ini, berbagai pihak berdiskusi dan merumuskan arah pengembangan Tefa Unit Susu Polije ke depan.

Unit Susu Tefa Polije saat ini merupakan satu-satunya Tefa di Indonesia yang memproduksi susu, yogurt, dan keju. Produk-produk ini termasuk kategori berisiko tinggi, namun memiliki potensi pasar yang besar dengan tingkat persaingan yang masih rendah. Melalui keunggulan tersebut, Polije berambisi menjadikan Tefa Unit Susu sebagai acuan nasional dalam pengembangan pembelajaran berbasis praktik di bidang teknologi pangan dan pertanian.

Lebih lanjut, langkah ini menjadi bagian dari rencana strategis Polije untuk memperkuat diri sebagai Center of Excellence pendidikan vokasi di tingkat nasional. Polije juga menggandeng mitra internasional seperti S4C dan BFH-HAFL Swiss dalam upaya pengembangan Tefa sebagai pusat pembelajaran. Perwakilan S4C, Benaya Victorious Jaya, menjelaskan bahwa BFH akan mendukung pengembangan Tefa Polije dengan memberikan contoh model dan SOP yang bisa disesuaikan dengan konteks lokal Indonesia.

Melalui lokakarya ini, Polije menegaskan komitmennya untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang mampu mendorong inovasi, meningkatkan kompetensi mahasiswa, serta mendukung keberlanjutan akademik dan finansial institusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....