Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Anjlok Tebus 40.000 Rupiah
- 02 Mei 2025 20:23 WIB
- Jember
KBRN, banyuwangi: Setelah sempat mencapai Rp 100.000 perkilogram, harga cabai rawit kini mengalami penurunan tajam yang anjlok hingga Rp. 40.000 perkilogram. Kondisi ini membuat para pedagang di Banyuwangi menjadi resah.
Ida, salah seorang pedagang di Pasar Banyuwangi, mengaku khawatir dengan anjloknya harga cabai rawit dipasaran. Penurunan harga yang signifikan ini menyebabkan stok dagangan cabai miliknya seringkali membusuk akibat menurunnya daya beli masyarakat.
“Mau tidak mau, stok kami kurangi. Kecuali ada pesanan cabai dari warung atau catering,” ujar Ida, Jumat (2/5/2025).
Ia menambahkan bahwa para pedagang terpaksa mengurangi jumlah pembelian cabai dari pengepul sebagai langkah untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar. Tak hanya cabai rawit, harga cabai besar pun turut mengalami penurunan. Semula dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram, kini harganya menyentuh angka Rp25 ribu per kilogram.
Ida mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab anjloknya harga cabai saat ini. Ia menjelaskan biasanya, kenaikan harga cabai di pasaran disebabkan oleh faktor-faktor seperti gagal panen atau serangan hama yang mengakibatkan penurunan pasokan.
Sementara itu, Staf Koordinator Pasar Banyuwangi, Aris Lila Candra, membenarkan adanya penurunan harga komoditas pangan, tidak hanya pada cabai, tetapi juga pada tomat. Penurunan harga kedua komoditas ini terpantau terjadi dalam sepekan terakhir dan diprediksi masih akan terus mengalami penurunan.
“Penurunan harga seperti cabai berangsur-angsur, sampai menempati harga Rp 40.000 per kg. Kemungkinan akan ada penurunan harga lagi, cuma belum diprediksi terendah di harga berapa,” jelas Aris.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....