Iklim Investasi Kondusif Pacu Ekspor Produk Banyuwangi ke Pasar Global
- 01 Mei 2025 12:19 WIB
- Jember
KBRN, Banyuwangi: Kabupaten Banyuwangi menunjukkan tren positif dalam iklim investasi yang mulai menjanjikan. Kondisi ini memungkinkan perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut untuk lebih leluasa meningkatkan produksi dan memperluas jangkauan pasar hingga ke mancanegara.
Dukungan kemudahan investasi dari pemerintah daerah dan pusat menjadi pendorong utama produk-produk unggulan Banyuwangi mampu menembus pasar internasional. PT Pasifik Harvest Indonesia, salah satu perusahaan yang beroperasi di Banyuwangi, menjadi contoh nyata keberhasilan tersebut.
Perusahaan yang bergerak di bidang produksi ikan dalam kaleng ini secara rutin melakukan ekspor ke puluhan negara yang tersebar di lima benua, dengan volume pengiriman mencapai seratusan kontainer setiap bulannya. Pada Rabu (30/4/2025), PT Pasifik Harvest Indonesia kembali melakukan ekspor sebanyak enam kontainer berisi produk ikan dalam kaleng senilai 157 ribu dollar AS. Kali ini, dua negara tujuan ekspor adalah Mozambik dan Kongo.
Direktur Operasional PT Pasifik Harvest Indonesia, Arif Gunawan, mengungkapkan ekspansi ekspor perusahaan tidak terlepas dari berbagai kemudahan dan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pusat. Ekspor kali ini juga menandai pengiriman perdana produk ikan dalam kaleng PT Pasifik Harvest Indonesia dengan memanfaatkan Fasilitas Kawasan Berikat dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
"Pemerintah sangat membantu, dengan program pemerintah daerah khususnya dari sisi perizinan yang dipercepat dan sebagainya," ujar Arif.
Arif berharap agar iklim investasi yang kondusif di Banyuwangi dapat terus berlanjut dengan standar dan regulasi yang stabil. "Sehingga kami para pengusaha atau pabrik tidak semakin bisa berfokus pada proses produksi," imbuhnya.
Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur II, Agus Sudarmadi, menegaskan Banyuwangi merupakan wilayah yang memiliki potensi besar untuk investasi. Pemerintah, terus berupaya memberikan berbagai kemudahan agar para eksportir dalam negeri dapat lebih kompetitif di pasar global.
"Banyuwangi semakin berkembang, Jawa Timur juga semakin berkembang sebagai pilihan investasi," kata Agus.
Salah satunya adalah melalui Fasilitas Kawasan Berikat yang kini dimanfaatkan oleh PT Pasifik Harvest Indonesia. Dengan fasilitas ini, perusahaan yang menggunakan bahan baku impor untuk produk ekspornya akan mendapatkan pembebasan bea masuk dan penundaan pajak. Saat ini, terdapat empat perusahaan di Banyuwangi yang telah menerima fasilitas serupa, dan banyak perusahaan lain yang sedang dalam proses pengajuan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestandani, menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk terus mendukung investasi yang masuk, dengan catatan pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami akan terus mendukung kemudahan investasi yang ada di Banyuwangi agar pengusaha bisa terus berproduksi dan berkembang. Dan produknya bisa terjual tidak hanya di Indonesia, tapi juga ke luar negeri," terang Bupati Ipuk.
Lebih lanjut, Bupati Ipuk mengungkapkan bahwa nilai ekspor produk asal Kabupaten Banyuwangi mengalami peningkatan signifikan, dari 177,8 juta dollar AS pada tahun 2023 menjadi 196 juta dollar AS pada tahun 2025. Produk-produk dari Banyuwangi juga telah berhasil merambah 80 negara di berbagai benua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....