Curah Hujan Tinggi, Harga Semangka di Bondowoso Tembus 13 Ribu
- 19 Jan 2025 19:20 WIB
- Jember
KBRN, Bondowoso : Banyaknya pertanian semangka yang gagal panen menyebabkan harga di tingkat petani kini melambung tinggi hingga Rp 13.000 per kilogram. Dari harga sebelumnya yang hanya menyentuh Rp 4 ribu per kilogram.
Kondisi ini disebabkan oleh curah hujan deras yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini.
Seperti yang dialami oleh Hariyanto, seorang petani semangka dari Desa Grujugan Lor, Kecamatan Jambesari Darusallah, Kabupaten Bondowoso.
Dirinya mencontohkan di Bondowoso, tepatnya di Desa Padasan, Kecamatan Pujer, dari lahan satu hektar yang biasanya panen 25 ton. Namun kemarin di awal bulan Januari 2025 hanya berhasil panen 2 ton semangka saja.
"Yang panen di bulan ini, bulan-bulan sekarang, gagal panen semua untuk Jawa Timur," jelasnya, Minggu (19/1/2025).
Ia menjelaskan jika terjadi hujan terus menerus biasanya sangat berpengaruh pada kegiatan bertani semangka. Harus super ekstra perawatan.
| Baca juga: Harga Cabe di Jember Cetak Harga Tertinggi |
Karena, di musim hujan semangka lebih rentan terkena penyakit step, atau pun terkena kutu yang menyebabkan semangka cepat menguning.
Kondisi ini pun berpengaruh terhadap biaya perawatan pertanian semangka. Dalam satu hektarnya saja saat ini di musim hujan bisa menghabiskan biaya perawatan hingga Rp 50 juta. Ini sudah biaya keseluruhan seperti biaya tanam, sewa lahan, biaya pekerja, dan seluruhnya.
"Kenaikan harga ini tak menjamin," ujar pria yang juga menjadi pedagang semangka.
Dilanjutkannya, di Bondowoso ada sekitar 150 hektar yang baru saja ditanami semangka.
Melihat banyaknya yang gagal panen, dirinya berharap kekhawatiran petani ini bisa sedikit terkurangi dengan dipermudahnya mereka mendapatkan pupuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....