Harga Gas Melon Naik, Stok di Bondowoso 18 Ribu MT

  • 14 Jan 2025 17:27 WIB
  •  Jember

KBRN, Bondowoso : Berdasarkan surat edaran (SE) Pj Gubernur Jawa Timur, mulai 15 Januari 2025, harga Gas Elpiji 3 kilogram atau dikenal Gas Melon di seluruh wilayah Jawa Timur akan naik. Dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 16 ribu, naik menjadi Rp 18 ribu.

Kepala Bagian Perekonomian, Pemkab Bondowoso, Agung Nurhidayat membenarkan adanya SE Pj Gubernur Jawa Timur tersebut.

Pihaknya sendiri telah berkomunikasi dengan pengusaha distributor gas melon. Dan telah disepakati akan disosialisasikan pada kios-kios atau hingga tingkat pengecer.

"Sudah dirapatkan juga," ujarnya, Selasa (14/1/2025).

Ia menjelaskan untuk stok kuota gas melon di Bondowoso pada tahun 2024 kuota sekitar 18.000 Metrik Ton (MT), dengan kebutuhan bulanan rata-rata sekitar 1.500 MT per bulan. Melihat ini, maka antara kebutuhan dan stok masih sangat aman.

"Untuk agen se kabupaten Bondowoso ada 10 agen gas elpigi," lanjutnya.

Menanggapi rencana kenaikan ini, Aminatun Juriyah, seorang pelaku usaha kecil rumahan Kacang Telur Bu ERTE, di Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, mengatakan selama ini dalam sepekan menghabiskan satu tabung gas elpiji melon untuk usahanya.

"Per kilogram bisa kita naikkan Rp 3.000 hingga Rp 5.000," teranya.

Jika terjadi kenaikan gas elpiji maka secara otomatis, dirinya akan menaikkan harga dagangannya.

Sekarang untuk kacang telur per kilogram Rp 45 ribu. Kalau ada kenaikan gas elpiji seperti ini sudah pasti akan mempengaruhi biaya produksi, sehingga pihaknya akan menaikkan harga kacang telur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....