Perry Warjiyo Kukuhkan Iqbal Reza Pimpin BI Jember
- 06 Jan 2026 05:36 WIB
- Jember
KBRN, Jember: Gubernur Bank Indonesia,Perry Warjiyo secara resmi mengukuhkan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, Senin (5/1/2026). Iqbal menggantikan Gunawan untuk mengawal stabilitas dan penguatan ekonomi di wilayah Sekarkijang, yang mencakup eks Karesidenan Besuki dan Kabupaten Lumajang.
Pengukuhan yang digelar di Kantor BI Jember tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan strategis. Seperti anggota Komisi XI DPR RI, H. Charles Meikyansah dan Amin Ak.
Selain itu, juga para kepala daerah yang ada di wilayah kerja KPwBI Jember. Ini menegaskan komitmen sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Jember, Muhammad Fawait memaparkan capaian ekonomi daerah sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi Jember tercatat mencapai 5,83 persen pada triwulan III.
Sementara inflasi berhasil ditekan di angka 2,44 persen, lebih rendah dibanding rata-rata nasional. Ia menilai Bank Indonesia Jember memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas tersebut.
Di antaranya melalui 108 kali operasi pasar murah, percepatan digitalisasi transaksi menggunakan QRIS, serta dukungan terhadap event internasional Jember Fashion Carnaval (JFC).
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Gunawan atas dedikasinya selama ini, dan siap berkolaborasi menghadirkan berbagai inovasi bersama Bapak Iqbal,” kata Fawait.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menegaskan peran BI sebagai strategic advisorbagi pemerintah daerah melalui lima area sinergi utama.
Kelima fokus itu meliputi pengendalian harga dan penguatan ketahanan pangan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengembangan ekonomi kerakyatan, percepatan digitalisasi, serta penyediaan uang layak edar.
Perry meminta Kepala BI Jember yang baru segera memperkuat kolaborasi di wilayah Sekarkijang. Khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
“Stabilitas harga harus terus dijaga agar daya beli masyarakat tetap kuat,” tambahnya.
Selain itu, Perry juga mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui inisiatif PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) untuk memperluas akses pembiayaan UMKM, mendukung kemandirian ekonomi pesantren, serta sektor-sektor produktif lainnya.
Di bidang sistem pembayaran, BI Jember diharapkan terus mengakselerasi digitalisasi melalui QRIS dan BI-FAST, serta mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah guna mengoptimalkan penerimaan daerah.
Dengan kepemimpinan baru ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Jawa Timur bagian timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....