Peka Kondisi Alam, SMPN 9 Jember Didapuk Sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana

  • 22 Sep 2026 10:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID,Jember- Banyak prestasi yang ditorehkan oleh SMPN Jember dibidang prestasi akademik maupun non akademik ditahun 2026 ini. Meskipun sekolah ini kategori sekolah yang diwilayah pinggiran kota namun berbicara prestasis dan inovasi tak mau ketinggalan dengan lembaga sekolah lainnya. Untuk itu di tahun 2026 ini SMP Negeri 9 Jember didapuk sebagai sekolah pelaksana program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Hal tersebut di latarbelakangi atas kepedulian dan kepekaan terhadap kondisi lingkungan dan potensi akan datangnya bencana yang sulti di prediksi itu.Senin 21 September 2026.

Kabupaten Jember sebagai wilayah yang memiliki beragam potensi bencana, kesiapsiagaan sejak dini dinilai sanagat penting terutama dilingkungan satuan pendidikan. Dan keberadaan sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran tetapi juga perlu memastikan keselamatan seluruh peserta didik, guru dan warga sekolah saat terjadi berbagai bencana melalui edukas penanganan antisipasi sebelum, saat dan pasca bencana secara masive, demikian disampaikan Ketua Satgas SPAB SMPN 9 Jember, Tupadi. SPd saat di konfirmasi pelaksanaan program SPAB 2026.

Tupadi mengatakan, melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana SPAB, SMPN 9 Jember secara konsisten dan terintegrasi terus berupaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga sekolah terhadap risiko datangnya bencana. Edukasi mengenai kebencanaan menjadi bagian penting agar seluruh warga sekolah khususnya para peserta dididk mengetahui langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, maupun setelah terjadi bencana.

“Kesadaran terhadap kondisi alam dan kesiapsiagaan bencana perlu ditanamkan sejak dini. Sekolah memiliki peran penting untuk memberikan pemahaman tersebut kepada peserta didik,” ujarnya.

Selain itu menurutnya bahwa dengan memberikan edukasi tentang penerapan SPAB akan mendorong sekolah guna memperkuat kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat. Simulasi evakuasi, pengenalan jalur penyelamatan, pemetaan risiko, serta pembentukan budaya aman menjadi langkah nyata sekolah dengan memberikan rasa nyaman guna menghindari sikap lalai bagi sekolah.

Kepala SMPN 9 Jember Khulashah SPdi. MPdi mengungkapkan bahwa program tersebut akan menjadi pengingat bahwa membangun ketangguhan terhadap bencana merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran warga sekolah terhadap lingkungan dan risiko bencana diharapkan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kepedulian terhadap kondisi alam harus dibangun melalui kebiasaan dan pengetahuan yang diberikan secara berkelanjutan. Dengan demikian peserta didik diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan tetapi juga mampu bersikap tanggap ketika menghadapi situasi kedaruratan.

”Dengan ditetapkannya SMPN 9 Jember sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana SPAB, sekolah diharapkan mampu menjadi lingkungan pendidikan yang tidak hanya nyaman untuk belajar tetapi juga tangguh dalam menghadapi potensi bencana”, pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....