Tiga Tahun KA Pandalungan, Angkut Ratusan Ribu Penumpang
- 04 Jun 2026 11:41 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - KA Pandalungan genap berusia tiga tahun pada 1 Juni 2026. Sejak pertama kali beroperasi pada 1 Juni 2023, kereta api rute Jember-Jakarta tersebut telah melayani 583.580 pelanggan.
Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, mengatakan KA Pandalungan menjadi penghubung penting bagi masyarakat wilayah Tapal Kuda, dengan kota besar di Pulau Jawa hingga Jakarta.
“Selain kemudahan perjalanan, KA Pandalungan juga mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas bisnis, pendidikan, hingga pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
KA Pandalungan merupakan kereta api langsung pertama yang menghubungkan Jember dan Jakarta tanpa perpindahan kereta di Surabaya.
Kehadirannya menjawab kebutuhan masyarakat akan moda transportasi yang lebih praktis dan efisien menuju ibu kota.
“Seiring meningkatnya minat masyarakat, PT KAI terus melakukan peningkatan layanan pada rangkaian KA Pandalungan, tambahnya.
Mulai dari penggunaan kereta eksekutif New Image 2016 pada akhir 2023 hingga pengoperasian rangkaian Stainless Steel New Generation pada Desember 2024.
Modernisasi tersebut menghadirkan sejumlah peningkatan kenyamanan, mulai dari interior yang lebih modern, kabin yang lebih luas, kursi ergonomis, hingga sistem informasi perjalanan yang lebih canggih.
KAI juga menambah satu unit Kereta Priority pada Maret 2025 untuk melayani pelanggan yang menginginkan fasilitas perjalanan premium.
Selanjutnya, pada Oktober 2025 ditambahkan satu kereta bagasi guna mendukung kebutuhan pengiriman barang dan logistik.
Menurut Cahyo, berbagai pengembangan tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Upgrade ini bukan sekadar pergantian armada, tetapi upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan selama menempuh perjalanan jarak jauh,” katanya.
Pada peringatan tiga tahun operasional KA Pandalungan, Daop 9 Jember juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mempercayakan perjalanannya dengan kereta api.
Cahyo berharap, KA Pandalungan dapat terus menjadi sarana transportasi andalan yang menghubungkan masyarakat Jember dan wilayah Tapal Kuda.
“Termasuk dengan berbagai pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan di Indonesia,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....