Pemerintah Lumajang Tekan Resiko Potensi Tsunami

  • 26 Apr 2026 11:05 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Kesiapsiagaan menghadapi potensi tsunami di pesisir selatan Lumajang terus diperkuat.

Jajaran Mapolsek Tempursari Lumajang bersama BPBD Lumajang dan BMKG menggelar sosialisasi penanggulangan bencana di Balai Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempursari, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti perangkat desa dan puluhan warga pesisir. Materi yang disampaikan mencakup potensi tsunami di wilayah selatan Jawa, sistem peringatan dini, langkah mitigasi, serta prosedur keselamatan saat kondisi darurat.

Selain pemaparan, warga juga mengikuti simulasi evakuasi mandiri. Peserta dilatih mengenali jalur evakuasi, titik kumpul aman, dan lokasi tempat perlindungan sementara. Tujuannya agar masyarakat dapat menyelamatkan diri secara cepat dan tepat tanpa menunggu komando saat sirine tsunami berbunyi.

Anggota Polsek Tempursari turut mengawal jalannya kegiatan sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas. Warga diminta tetap tenang, tidak menyebar informasi yang belum terverifikasi, dan selalu mengikuti arahan petugas saat bencana terjadi.

Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno menegaskan, keterlibatan kepolisian merupakan wujud sinergi lintas sektor untuk membangun ketangguhan masyarakat pesisir.

“Wilayah Tempursari berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Sosialisasi ini penting agar warga paham risiko dan tahu apa yang harus dilakukan pada menit-menit awal bencana,” ujar Sukirno, Minggu (26/4/2026).

Menurutnya, edukasi dan latihan evakuasi mandiri menjadi kunci meminimalkan korban jiwa. “Keselamatan adalah prioritas. Jika warga sudah terlatih, kepanikan bisa ditekan dan proses evakuasi berjalan lebih tertib,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD dan Polsek Tempursari berharap masyarakat memiliki respons yang cepat dan terukur saat menghadapi potensi tsunami, sehingga dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....