Dapur Berisi Perabotan Rumah Tangga di Situbondo Terbakar
- 12 Sep 2024 18:00 WIB
- Jember
KBRN, Situbondo: Dapur semi permanen berukuran lebar 10 meter, lebar 4 meter dan tinggi 3 meter, di Desa Mojosari Kecamatan Asembagus, hangus terbakar pada Kamis (12/9/2024).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto mengatakan, dapur milik Farhan (55) itu, terbakar sekitar pukul 13:30 Wib.
"Kebakaran terjadi siang hari sekitar pukul 13:30 Wib, dan kami baru menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15:30 Wib," ujar Sruwi kepada RRI.
Sruwi Hartanto mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran dapur semi permanen yang berisi perabotan rumah tangga itu. Namun yang pasti, kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Seluruh perabotan rumah tangga terbakar, sehingga kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta," bebernya.
Saat terjadi kebakaran dapur semi permanen yang dijadikan gudang penyimpanan perabotan rumah tangga itu, si pemilik sedang melaksanakan shalat dhuhur.
"Pak Farhan itu tahu kalau dapurnya terbakar, saat mendengar teriakan warga kalau dapurnya terbakar," terang Sruwi Hartanto.
Kobaran api terlihat pertama kali oleh santri Pondok Pesantren Al-Azhar Mojosari. Santri tersebut kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Seketika itu, warga datang dan memadamkan api dengan alat seadanya.
"Api terlalu besar, angin juga cukup kencang. Sementara dapurnya semi permanen, ya kondisinya rusak total," ungkapnya.
Pemadam kebakaran yang siaga di Kecamatan Asembagus tiba di lokasi setelah dua jam kemudian, karena memang laporan warga sekitar pukul 15:30 Wib sementara kebakaran terjadi sejak pukul 13:30 Wib.
"Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi kejadian," ucap Sruwi.
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut. Sruwi mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap hal-hal yang memicu terjadinya kebakaran. Karena saat ini masih musim kemarau disertai angin cukup kencang.
"Waspadai terjadinya korsleting listrik atau membakar sampah di lingkungan rumah. Karena angin kencang menjadi pemicu api cepat membesar," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....